SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Viral Video Budi Dalton Sebut Miras Kependekan dari Minuman Rosulullah

viral video budi setiawan garda pandawa alias budi dalton 221119132230 744
Viral video Budi Setiawan Garda Pandawa alias Budi Dalton menyebut miras sebagai minuman Rosulullah. Foto: Tangkapan layar

VIRAL video Budi Setiawan Garda Pandawa alias Budi Dalton menyebutkan, jika miras adalah kependekan dari minuman Rosulullah. Budi Dalton menyampaikan pendapat kebablasan itu dalam sebuah acara berisi candaan dengan komedian Mang Saswi dan Sule yang disiarkan channel Youtube pribadinya.

“Miras minuman Rosullah,” ujar budayawan Sunda tersebut dalam video viral dikutip delik.news, Sabtu (19/11/2022).

Setelah insiden itu viral di media sosial dan mendapat kecaman, Budi Dalton mendatangi Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat, KH Juhadi Muhammad untuk meminta maaf. Meski Budi Dalton tidak ada niatan menyinggung Nabi Muhammad SAW, ia menganggap, hal itu bisa diartikan salah oleh publik.

Baca JugaFakta-fakta Terbaru Berdendang Bergoyang Festival Musik hingga 2 Orang Jadi TersangkaPertemuan Direktur CIA-Dinas Intelijen Asing Rusia, Apa yang Dibahas?

“Miras konotasi umum adalah minuman keras tapi disebut sebagai minuman Rosul. Ini sebagai pelajaran,” kata Juhadi meminta Budi Dalton untuk menjadikan hal itu sebagai pelajaran berharga.

Atas insiden penistaan agama itu, penggerak Persaudaraan Alumni 212 Novel Bamukmin melaporkan Budi Dalton ke Bareskrim Polri, Jumat (18/11/2022). Tidak hanya Budi Dalton, sambung dia, pelaporan juga dilakukan kepada Mang Saswi dan Sule yang ikut tertawa menanggapi candaan bermuatan pelecehan agama yang dilakukan Budi Dalton.

Baca JugaSejumlah Fakta Berupa Chat Satu Arah Penuh Emosi Negatif di Ponsel Keluarga KalideresAir Force One Mendarat di Bali, Joe Biden Disambut Tarian Bali

“Budi Dalton patut diduga melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW dengan menyatakan miras, minuman Rosulullah dalam akun Youtube miliknya (Budi Dalton Channel) dalam acara ‘Ngobat,” kataNovel kepada wartawan. (*)

Kirim Komentar