SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Viral Prajurit Tendang Suporter di Stadion Kanjuruhan, Panglima TNI: Ini Bukan Etik tapi Pidana

prajurit tni kedapatan menendang dengan gerakan kungfu ke aremania 221003114903 773
Prajurit TNI kedapatan menendang dengan gerakan kungfu ke Aremania di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam WIB. (Tangkapan layar)

PANGLIMA TNI Jenderal Andika Perkasa angkat bicara terkait aksi viral seorang prajurit menendang suporter di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Andika memastikan hal tersebut bukan merupakan tindakan mempertahankan diri.

“Oh iya (bukan SOP). Yang terlihat viral kemarin itu bukan dalam rangka mempertahankan diri atau misalnya, bukan,” kata Andika di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022).

Andika menyebut, tindakan yang dilakukan oleh prajuritnya yakni bentuk tindak pidana yang jelas tidak boleh dilakukan oleh prajurit TNI.

Baca JugaBawa Pesan Rahasia Megawati Soekarnoputri untuk Prabowo Subianto, Puan Maharani Pastikan Kemungkinan Kerja Sama Politik dengan GerindraKapolda hingga Kapolres Bertemu Jokowi, Berikut Pernyataan Lengkap Kapolri

“Itu termasuk bagi saya masuk ke tindak pidana. Karena orang lagi, mungkin juga tidak berhadapan dengan prajurit tapi diserang. Karena memang tidak boleh terjadi lagi dan bukan tugas mereka untuk melakukan yang terlihat di video itu,” ujarnya.

Andika belum bisa memastikan berapa orang prajurit yang terlibat dan dari satuan mana. Dia mengatakan, saat ini Mabes TNI sedang melakukan investigasi untuk mengungkapnya. Dia memastikan hasilnya akan keluar, Selasa (4/10) besok.

Baca JugaPolisi Ajukan 25 Pertanyaan ke Baim Wong, Paula Verhoeven 19 Pertanyaan Terkait ‘Prank’ KDRTAnies Baswedan Diperiksa 11 Jam Terkait Formula E hingga 11 Jam, Begini Penjelasan KPK

“Kita sudah sejak kemarin sore, melakukan investigasi sekaligus kita lanjutkan dengan proses hukum karena yang viral itu sangat jelas tindakan diluar kewenangan. Jadi kalau KUHP pasal 126 sudah kena,” kata dia.

“Ya kita satuan akan telusuri dulu. Biarkan kami tuntaskan sampai dengan besok sore. Kita janji,” imbuhnya.

Andika janji bakal memproses pidana oknum yang terlibat kekerasan terhadap suporter. Nantinya para prajurit yang terlibat akan langsung ditangani oleh Mabes TNI.

Baca JugaElf Tabrak Truk di Tol Bawen Arah Semarang: 5 Tewas, Polisi Soroti Minimnya Lampu PeneranganVladimir Putin Beri Kewarganegaraan Rusia ke Mantan Kontraktor Intelijen Badan Keamanan Nasional AS Edward Snowden

“Ini bukan etik, tapi pidana. Jadi kita tidak akan mengarah pada disiplin tetapi pidana. Karena itu sudah sangat berlebihan,” tutupnya. (*)

Kirim Komentar