SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Tragedi Kanjuruhan: 5 Hal Ini Jadi Sorotan Media Internasional, Salah Satunya Soal Reformasi Polri

FeD1ZYXXEAAqsm5
Tembakan gas air mata saat kericuhan seusai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu, 1 Oktober 2022 malam. Tragedi Kanjuruhan ini menewaskan sekurangnya 127 suporter (Foto: Istimewa)

TRAGEDI Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober lalu merupakan salah satu insiden paling mematikan sepak bola dunia hingga menewaskan setidaknya 131 orang.

Kerusuhan berujung kepanikan massal hingga desak-desakan antara penonton atau stampede itu juga menjadi sorotan media internasional dari berbagai negara.

Sejumlah media asing bahkan sampai membuat laporan mendalam hingga dokumen investigatif terkait tragedi Kanjuruhan.

Baca JugaTotal Korban Tragedi Kanjuruhan 754 Orang, 132 Meninggal Dunia Akibat Patah Tulang, Trauma di Kepala dan Leher, dan Kadar Oksigen dalam Tubuh BerkurangIbu Brigadir J Luapkan Emosi: Ada Apa Kamu Sama Si Putri Itu Kuat Ma’ruf?

Berikut beberapa fakta yang disorot media asing soal tragedi Kanjuruhan:

Momen Tragedi Kanjuruhan

Berbagai media asing ramai-ramai mengabarkan tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Sabtu (1/10). Kala itu, jumlah korban tewas mencapai 127 orang dan menggemparkan dunia.

Tragedi ini terjadi kala Arema FC kalah melawan Persebaya dalam pertandingan hari itu.

Baca JugaJasad Ade Yunia Rizabani, Tim Forensik RS Polri Kramat Jati: Ada Kekerasan Benda Tumpul di Leher, Muka dan MulutPolisi Ungkap Pemuda Madiun Jadi Tersangka Meski Dipulangkan, Ada 3 Postingan yang Diunggahnya

The Guardian menjadi salah satu yang memberitakan tragedi Kanjuruhan tersebut, dengan menurunkan berita berjudul “More than 120 people reportedly killed in riot at Indonesian football match.” (Lebih dari 120 orang dilaporkan tewas dalam kerusuhan di pertandingan sepak bola Indonesia).

The New York Times juga ikut menulis berita soal Kanjuruhan, dengan judul “Riots at Indonesian Soccer Match Leave Several Fans Dead” (Ricuh di pertandingan sepak bola Indonesia menewaskan beberapa fans tewas).

Selain itu, media Inggris The Mirror turut menyoroti tragedi Kanjuruhan. Mereka menayangkan berita berjudul, “Dozens of football fans killed in mass riot involving tear gas as league suspended.” (Lusinan suporter sepak bola tewas di kerusuhan massal yang melibatkan tembakan gas air mata, dan liga dihentikan).

Kirim Komentar