SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Tragedi Halloween di Itaewon 22 WNA dari 12 Negara Tewas

8256
Ambulans di distrik Itaewon setelah kerumunan massa di sebuah gang menewaskan 153 orang Foto: Jung Yeon-Je/AFP/Getty Images

PARA pemimpin internasional menyatakan belasungkawa setelah setidaknya 22 warga asing dari 12 negara termasuk di antara mereka yang tewas dalam gelombang massa mematikan di distrik Itaewon Seoul, Korsel, tempat kehidupan malam yang populer bagi warga setempat dan ekspatriat.

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol mengumumkan masa berkabung nasional pada hari Minggu (30 Oktober) setelah pesta Halloween Itaewon menewaskan 153 orang di kawasan kehidupan malam yang padat.

Mereka yang tewas dalam bencana Sabtu (29/10/2022) malam termasuk orang-orang dari Tiongkok, Iran, Rusia, Amerika Serikat, Australia, Uzbekistan, Vietnam, Kazakhstan, Austria, Sri Lanka, Thailand, Norwegia dan Prancis, kantor berita Yonhap melaporkan.

Baca JugaFerdy Sambo Marah Besar ke Anak Buahnya Gegara CCTV di Duren TigaKepala Badan Keamanan Siber Nasional Jerman di Bawah Pengawasan Atas Laporan Hubungan dengan Intelijen Rusia

Setidaknya empat warga negara Tiongkok termasuk di antara mereka yang tewas, kantor berita Xinhua melaporkan, mengutip kedutaan besar Tiongkok di Seoul.

“Atas nama pemerintah dan rakyat Tiongkok, saya ingin menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada para korban dan menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga mereka dan yang terluka,” kata Presiden Xi Jinping dalam sebuah surat, menurut Xinhua.

Baca JugaAlur Kasus Narkoba Jenis Sabu dari Linda-Kapolsek Kalibaru dan Keterlibatan Irjen Teddy MinahasaRusia Buka Penyelidikan Kasus ‘Terorisme Internasional’ Atas Kebocoran Gas Nord Stream

Xi mengatakan kecelakaan itu juga menyebabkan warga Tiongkok lainnya terluka dan berharap Korea Selatan “akan melakukan segala upaya untuk menyembuhkan dan menangani akibatnya”.

Presiden AS Joe Biden dan ibu negara Jill Biden mengirimkan belasungkawa mereka, menulis: “Kami berduka dengan rakyat Republik Korea dan mengirimkan harapan terbaik kami untuk pemulihan cepat bagi semua orang yang terluka.”

Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak mencuit: “Semua pikiran kami dengan mereka yang saat ini menanggapi dan semua warga Korea Selatan pada saat yang sangat menyedihkan ini.”

Baca JugaBerikut Nama-nama 131 Korban Tewas dalam Tragedi KanjuruhanLaporan Harta Penyelenggara Negara, Berikut Kekayaan Wahyu Iman Santoso, Hakim yang Pimpin Sidang Ferdy Sambo

Seorang warga Norwegia dipastikan tewas dalam tragedi itu, kata juru bicara kementerian luar negeri Norwegia, menolak untuk memberikan rincian usia atau identitas, dengan alasan kerahasiaan.

“Saya sangat terpukul dengan berita tentang insiden mengerikan sehubungan dengan perayaan Halloween di Seoul,” kata Menteri Luar Negeri Norwegia Anniken Huitfeldt dalam sebuah pernyataan.

“Belasungkawa terdalam saya kepada keluarga dan teman-teman yang kehilangan orang yang mereka cintai. Pikiran saya bersama mereka yang terkena dampak tragedi ini.”

Baca JugaBuntut Gas Air Mata, 3 Perwira Polisi Jadi Tersangka Tragedi KanjuruhanArema FC Sampaikan Duka dan Bertanggung Jawab Atas Musibah di Kanjuruhan

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mencuit: “Saya memikirkan semua orang yang terkena dampak tragedi ini, dan berharap pemulihan yang cepat dan penuh bagi mereka yang terluka.”

Presiden Korea Selatan Yoon mengumumkan masa berkabung setelah penyerbuan Halloween menewaskan sedikitnya 153 orang. (*)

Kirim Komentar