SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Terungkap Fakta Baru Kematian 4 Orang Sekeluarga di Kalideres

MUJ 485x360 1
Rumah tempat ditemukannya empat jasad di perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat.

MISTERI kematian 4 orang sekeluarga di Kalideres, Jakarta Barat, semakin menemukan titik terang. Polisi mendapatkan temuan-temuan penting yang akan membuka tabir kematian sekeluarga ‘mengering’ di Kalideres tersebut.

Temuan-temuan penting tersebut diharapkan dapat mengungkap penyebab hingga motif apa sebenarnya di balik kematian satu keluarga tersebut. Meski telah memiliki sejumlah temuan penting, namun polisi belum sampai pada tahap kesimpulan.

Dalam upaya penyelidikan ini, tim gabungan Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat melibatkan sejumlah ahli di bidangnya. Di antaranya ada ahli patologi anatomi, ahli forensik medikolegal, ahli toksikologi, ahli digital forensik, hingga ahli DNA.

Baca JugaMengungkap Motif Christian Rudolf Tobing Bunuh Ade Yunia RizabaniAset Indra Kenz Dirampas Negara, Korban Tidak Terima Putusan Hakim

Dari hasil pemeriksaan para tim ahli tersebut, penyidik kepolisian mendapatkan sejumlah temuan penting. Beberapa fakta baru juga terungkap, berikut dirangkum delik.news pada Kamis (17/11/2022).

Ada Petunjuk Penting Terkait Motif

Dari hasil penyelidikan digital forensik, polisi kini menemukan titik terang terkait motif. Sejumlah spekulasi terkait motif kematian sekeluarga mengering di Kalideres sudah terpatahkan dengan adanya penelusuran digital forensic ini.

Baca JugaAri Lasso Kritik Keras Batik Air, Tolak Ganti RugiPelecehan Seksual Putri Candrawathi Versi Ferdy Sambo

“Kemudian juga kita libatkan tim digital forensic, dan ternyata ini kita memperoleh beberapa kemajuan atau titik terang dari penyelidikan ini, salah satunya terkait motif. Kita bisa patahkan beberapa motif, kita masih perlu pendalaman lagi,” kata Hengki Haryadi di Perumahan Citra Garden I Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (16/11).

Hanya, Hengki Haryadi belum mau menjelaskan secara detail motif apa saja yang sudah terpatahkan karena pihaknya belum sampai pada tahap kesimpulan. Akan tetapi Hengki Haryadi mengatakan dari pemeriksaan digital forensik ini pihaknya mendapatkan petunjuk yang sangat penting.

“Artinya banyak sekali temuan-temuan dari pada metoda penyelidikan yang kami laksanakan banyak berkontribusi dari digital forensic untuk memberikan petunjuk yang sangat penting. Kedokteran forensik juga seperti itu, laboratorium forensik ya terkait DNA dan sebagainya juga memberikan petunjuk yang penting,” kata Hengki Haryadi.

Baca JugaRudal Jatuh di Desa Przewodow: Polandia Salahkan Rusia, Amerika Serikat Sebut Ditembakkan oleh Pasukan UkrainaDari Perjalanan Kupang-Alor, Kapal Cantika Express 77 Terbakar Telan Korban 14 Orang Meninggal Dunia

Ada Barang Lain yang Dijual

Keberadaan mobil milik keluarga yang tewas di Kalideres, Jakarta Barat, yang sempat ‘hilang’ kini telah ditemukan. Polisi kini menemukan fakta baru adanya barang lain yang dijual.

“Kita temukan fakta baru ada barang lain yang diduga dijual juga,” kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (16/11).

Hengki Haryadi belum memerinci soal barang yang telah dijual tersebut. Indikasi barang itu dijual oleh anggota keluarga yang tewas pun belum mau dibeberkan.

Baca JugaRoad Map Politik Jokowi Jelang Pilpres 2024Tim Kuasa Hukum Tersangka Kasus Narkoba Dody Prawiranegara: Permohonan JC Sangat Penting, Teddy Minahasa Masih Berstatus Jenderal Aktif

“Kita sedang telusuri. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita pecahkan juga,” ujar Hengki Haryadi.

Gunungan Sampah dalam Rumah

Polisi mengungkap temuan baru di kasus sekeluarga tewas ‘mengering’ di Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar). Polisi rupanya menemukan gunungan sampah di dalam rumah korban.

“Dalam TKP, sore hari ini kita temukan gunungan sampah yang ada di dalam jadi bisa kita asumsikan sementara, nanti kita ahli yang akan menjelaskan kenapa kok buang sampahnya di dalam rumah, tidak keluar,” ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi di TKP, Rabu (16/11/2022).

Baca JugaHasil Investigasi Tragedi Kanjuruhan, Berikut Rekomendasi Lengkap Komnas HAMTerungkap Bos Judi Online Sosok Jonni alias Apin BK, Mantan Pengurus Golkar Sumut dan Namanya Masuk di Bagan Konsorsium 303

Kecenderungan Mengurung Diri

Polisi menyatakan telah menemukan sejumlah petunjuk penting terkait kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat. Dari hasil penyelidikan mendalam, polisi menemukan beberapa hal ‘tak biasa’ dari keluarga tewas di Kalideres ini.

Direketur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mencontohkan salah satunya ada ‘gunungan sampah’ di dalam rumah.

“Jadi bisa kita asumsikan sementara–nanti kita ahli yang akan menjelaskan kenapa kok buang sampahnya di dalam rumah tidak keluar–artinya ini menunjukkan yang bersangkutan dengan tetangga dan lain sebagainya apakah sifatnya ini mengurung diri dan lain sebagainya,” ujar Hengki Haryadi di Citra Garden I, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (16/11/2022).

Baca JugaRangkaian Awal Mula Hakim Heran Cerita Susi Terkait Putri Candrawathi Terjatuh di Kamar MandiTim Investigasi Khusus Kasus Tragedi Halloween Itaewon Geledah 55 Lokasi, Termasuk Kantor Kepala Badan Kepolisian Nasional dan Kepala Badan Kepolisian Metropolitan Seoul

Hengki menyebut ada banyak jenis sampah di dalam rumah sekeluarga tewas di Kalideres ini. Salah satunya bungkus makanan.

“Ada bekas makanan, ada ya segala jenis sampah ya. Kita belum bisa menyimpulkan (sampah sudah tersimpan berapa lama) ya. Cukup banyak ya,” tambahnya.

Belum Ada Kesimpulan soal Sekte

Berbagai spekulasi muncul perihal kematian misterius satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat, salah satunya berkaitan dengan sekte. Namun, polisi belum bisa menyimpulkan apakah ada motif sekte terkait sekeluarga tewas ini.

Baca JugaBrigjen Hendra Kurniawan Didakwa Merusak CCTV yang Membuat Terhalangi Penyidikan Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir JBerikut Peran 6 Anak Buah Ferdy Sambo

“Sekali lagi kita tidak bisa menyimpulkan,” ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi di Citra Garden I, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (16/11/2022).

Hengki Haryadi menyebut penyelidikan terus berlanjut. Penyidik, jelas Hengki, tak boleh memiliki mindset bahwa sekeluarga tewas di Kalideres berkaitan dengan paham sekte.

“Jadi bakal membuktikan bahwa ini adalah sekte itu tidak boleh. Kita benar-benar dari nol. Oleh karenanya, tim ahli yang akan menjelaskan kemudian dipadu dengan hasil penyelidikan yang lain dan itu nanti kesimpulan terakhir,” tegasnya. (*)

Kirim Komentar

Ketika Sains Melihat HantuKenapa Indonesia Tak Dijadikan Negara Islam Saja?Terungkap Alasan Hepatitis Akut Disebut Misterius