SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Terungkap Buku Hitam yang Dibawa Ferdy Sambo

antarafoto pelimpahan berkas perkara kasus ferdy sambo 051022 ies 2 1.jpg
Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo (tengah) dikawal petugas menuju kendaraan taktis saat proses pelimpahan berkas perkara tahap dua di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (5/10/2022). (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww)

MANTAN Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo sempat membawa buku hitam saat pelimpahan tahap 2 perkara dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dan obstruction of justice pada Rabu (5/10/2022).

Pengacara Sambo, Arman Hanis mengungkapkan bahwa buku hitam yang dipegang Sambo merupakan catatan. Sebab, sempat beredar di media sosial buku hitam itu merupakan Alkitab.

“Buku tersebut adalah buku catatan Pak FS,” kata Arman dalam keterangannya, Selasa (11/10/2022).

Baca JugaAkun Twitter Polsek Srandakan Cuit Tak Pantas Soal Tragedi Kanjuruan, Diduga DiretasSheriff Bexar County, Javier Salazar Sebut Pelaku Penembakan WNI di Texas Tidak Menunjukkan Penyesalan

Dikatakan Arman, masing-masing terdakwa memang memiliki buku catatan. Akan tetapi, Arman mengaku bahwa tidak mengetahui isi buku hitam tersebut. Apakah buku itu berisi catatan untuk di persidangan, atau data-data khusus terkait isu nama-nama yang beredar selama ini dalam bagan konsorsium 303 maupun tambang mafia di Polri.

“Isinya saya enggak tahu pastinya. Tapi kami fokus ke substansi perkara saat ini. Apalagi sampai hari ini berkas perkara belum diberikan jaksa. Semoga sesuai KUHAP, jaksa akan memberikan bersamaan dengan pelimpahan ke Pengadilan,” ucapnya.

Baca JugaBPOM Laporkan Ada 7 Obat Sirup dengan Cemaran Etilen Glikol-Dietilen Glikol di Luar Ambang BatasLaporan Harta Penyelenggara Negara, Berikut Kekayaan Wahyu Iman Santoso, Hakim yang Pimpin Sidang Ferdy Sambo

Diketahui, Kejaksaan Agung (Kejagung) menerima pelimpahan tahap kedua berkas perkara Ferdy Sambo dan kawan-kawan terkait kasus dugaan pembunuhan Brigadir J. Selain berkas perkara dan barang bukti, sebanyak 11 tersangka kasus Brigadir J juga diserahkan Bareskrim kepada Kejagung.

“Barang bukti kemarin sudah dilakukan verifikasi. Barang bukti yang akan diserahkan pada hari ini atau tahap kedua‎. Verifikasi dilakukan di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan,” kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejagung, Agung Fadil Zumhana, saat memberikan keterangan pers di kantornya pada Rabu (5/10/2022).

Dengan pelimpahan tahap kedua ini, jaksa penuntut umum bakal menyusun surat dakwaan terhadap Ferdy Sambo dan kawan-kawan terkait perkara dugaan pembunuhan Brigadir J dan obstruction of justice. (*)

Kirim Komentar