SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Terkuak Peran Mantan Wadirkrimun Polda Metro AKBP Jerry Raymond Siagian dalam Kasus Brigadir J

irjen dedi prasetyo 169
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo (Foto: dok. Istimewa)

POLRI menyebut eks Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Raymond Siagian diduga melanggar etik berat. Dia disebut tak profesional menangani dua laporan polisi (LP) mengenai pengancaman dan pelecehan seksual yang sempat dilaporkan Putri Candrawathi.

“Menyangkut tindak ketidakprofesionalan di dalam penanganan laporan polisi ya,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jumat, 9 September.

Kedua laporan polisi itu tentang dugaan pelecehan. Pelaporan dilakukan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Baca JugaKPI Minta Pihak Televisi dan Radio Tidak Mengundang Pelaku KDRTArema FC Sampaikan Duka dan Bertanggung Jawab Atas Musibah di Kanjuruhan

Laporan polisi kedua yaitu dugaan ancaman pembunuhan. Pelaporan itu dilakukan Briptu Martin Gabe.

Kedua laporan itu sempat ditangani oleh Polres Metro Jakarta Selatan. Kemudian penanganannya ditarik ke Polda Metro Jaya dan diputuskan naik penyidikan.

Baca Juga5 Teori Tentang Peristiwa Gerakan 30 September, Paling Terkenal Nomor 3Polisi Masih Periksa Pemuda Madiun, Bjorka: Dia Hanya Penjual Es, Bagaimana Jika Nama Kalian Diubah ke Dumb Tracer?

Tak lama kemudian, kedua laporan itu langsung ditarik penanganannya ke Bareskrim Polri.

Hasil penyelidikan dan penyidikan tak ditemukan fakta kejadian seperti yang tertuang dalam laporan. Karena itu, Bareskrim menghentikan proses penyidikannya.

“Ada 2 laporan polisi, satu laporan polisi terkait masalah pengancaman atau percobaan pembunuhan dan pelecehan seksual. Terkait dua LP itu ya,” kata Dedi.
Dalam proses sidang etik, AKBP Jerry Raymond Siagian diduga melanggar Pasal 13 ayat 1 Perpol nomor 1 tahun 2003 tentang pembersihan anggota Polri juncto Pasal 5 ayat 1 huruf P dan C

Baca JugaBenny K Harman: Saya Hanya Dengar, Ada ‘Genderuwo’ Tak Ingin Pak Anies Maju Jadi Capres 2024Menteri PUPR Ungkap Normalisasi Sungai Ciliwung: Tanya Pak Anies

Kemudian Pasal 5 ayat 2, Pasal 10 ayat 1 huruf F Perpol nomor 7 tahun 2022 tentang kode etik profesi dan komisi kode etik. (*)

Kirim Komentar

Ketika Sains Melihat Hantu Kenapa Indonesia Tak Dijadikan Negara Islam Saja? Terungkap Alasan Hepatitis Akut Disebut Misterius