SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Simpang Siur Data Sebaran Korban Tragedi Kanjuruhan, Tim DVI Polri Catat Data Ganda

ap22275141363795 ratio 16x9 1
Seorang petugas medis memasang tanda pengenal pada tubuh para korban insiden kericuhan sepak bola di Rumah Sakit Saiful Anwar di Malang, Jawa Timur, Indonesia, Minggu, 2 Oktober 2022. (AP Photo/Trisnadi)

TIM Disaster Victim Identification (DVI Polri) mencatat data ganda dalam jumlah korban tewas pada peristiwa kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.

Hingga Minggu pukul 15.45 WIB, data sementara hasil asesmen Dokter Kesehatan (Dokkes) Polda Jatim dan Tim DVI Polri menyatakan jumlah korban tewas kerusuhan Kanjuruhan sebanyak 125 orang.

Sebelumnya pada Minggu pagi 2 Oktober 2022, Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta menyatakan jumlah korban tewas sudah mencapai 127 orang.

Baca JugaKritisi Kesimpulan Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Pakar Psikologi Forensik: Rugikan Mendiang Brigadir J, Untungkan Putri CandrawathiAdzan Romer: Dengar 5 Suara Tembakan di Hari Tewasnya Brigadir J, Sempat Todongkan Pistol ke Ferdy Sambo

Ketua Tim DVI Polri Brigjen Pol. dr. Nyoman Eddy Purnama Wirawan menyatakan jumlah korban sempat menjadi 129 orang. Kabar di medsos juga menyatakan demikian.

“Data terakhir yang dilaporkan meninggal dunia 129 orang, tetapi setelah ditelusuri di rumah sakit terkait menjadi 125 orang,” kata Nyoman Eddy Purnama Wirawan.

Baca JugaKasus Kematian 4 Jenazah 1 Keluarga di Kalideres, Polisi: Buku yang Ditemukan Tidak Ada yang Berkaitan dengan Sekte TertentuPLN Bantah Kabar Soal Daya Listrik 450 VA Bakal Dihapus

Dari 125 korban yang meninggal dunia tersebut, korban yang sudah teridentifikasi sebanyak 124 orang, sisa yang belum teridentifikasi satu orang di RSUD Saiful Anwar Malang.

Penyebab selisih jumlah data ini karena korban tercatat dua kali di dua rumah sakit, tetapi setelah ditelusuri kembali ditemukan dua nama satu korban.

Kirim Komentar