SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Sehari Sebelum Brigadir J Tewas, Vera Simanjuntak: Yosua Mengaku Dapat Ancaman Dibunuh oleh ‘Skuad’

3703549849
Adik dan kekasih Brigadir Mahareza Rizky dan Vera Simanjuntak di PN Jakarta Selatan. (ikbal muqorobin)

KEKASIH Brigadir Yosua Hutabarat, Vera Simanjuntak, menyebut Yosua pernah bercerita tentang ancaman dari ‘skuad’. Vera mengatakan Yosua mengaku mendapat ancaman dibunuh oleh skuad.

Sebagai informasi, sosok yang dimaksud sebagai ‘skuad’ itu adalah Kuat Ma’ruf. Hal itu diketahui dari penyelidikan yang dilakukan oleh Komnas HAM.

Kembali ke Vera, dia menyebut komunikasi soal ancaman pembunuhan oleh skuad itu disampaikan Yosua pada 7 Juli 2022 atau sehari sebelum Yosua tewas. Menurut Vera, Brigadir Yosua menyebut dirinya diancam agar tidak naik ke lantai atas rumah Sambo di Magelang.

Baca JugaPolisi Belum Bisa Pastikan Penyebab Kematian 1 Keluarga di KalideresIni Merk Oli yang Dipalsukan di 3 Lokasi di Kota Semarang

“Tanggal 7 Juli sekitar jam 20.00, saya mendapat satu panggilan tak terjawab. Kemudian dia nelepon lagi tapi terputus langsung, tiba-tiba terdaftar empat panggilan tak terjawab. Terus dia nelepon lagi jam setengah 9 malam saya angkat,” ujar Vera saat menjadi saksi dalam sidang pembunuhan Yosua dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di PN Jaksel, Selasa (1/11/2022).

“(Yosua bilang) ‘Ibu sakit’. Sakit apa saya bertanya, ‘nggak tahu saya’. (Yosua bilang) ‘Aku diancam’. Diancam bagaimana? (Yosua jawab) ‘Berani kau naik ke atas, kubunuh kau’. Siapa yang ancam? (Yosua bilang) ‘Skuad-skuad di sini’,” sambung Vera menceritakan isi percakapannya.

Baca JugaJMSI Beberkan Strategi Pembentukan Badan Ad Hoc Melalui Media Siber Dan Media Sosial di Rakor KPU Jawa BaratPolisi Periksa 6 Saksi Terkait Dugaan KDRT Rizky Billar Terhadap Lesti Kejora

Dia mengaku sempat bertanya apa yang dilakukan Yosua terhadap Putri Candrawathi. Vera menyebut Yosua mengaku tak melakukan apa-apa.

“(Yosua bilang) ‘Ya nggaklah, Dik’. (Saya bilang) Kalau Abang nggak salah, Abang jangan takut,” ujarnya.

Vera mengatakan Brigadir Yosua juga menghubunginya pada Jumat (8/7). Dia menyebut dirinya sempat bicara dengan Yosua lewat telepon pukul 16.25 WIB.

Baca JugaAKBP Doddy Prawiranegara Buka Suara Bantah Keterangan Irjen Teddy MinahasaAlasan Hakim Menolak Nota Keberatan Ferdy Sambo di Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir J

“Itu awalnya ceklis satu, padahal nomornya tidak pernah ceklis satu, terus tiba-tiba centang biru dua read, udah dibaca, saya tunggu balasan tidak ada. Akhirnya saya telepon balik, ‘Kenapa, Bang?’. (Yosua jawab) ‘Nanti ya telepon lagi’,” ujar Vera. (*)

Kirim Komentar