SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Sebut Budi Gunawan dan Tito Karnavian, Pengacara: Penetapan Lukas Enembe Tersangka Dugaan Gratifikasi Adalah Politisasi

Jepretan Layar 2022 09 24 pukul 17.28.54
Stefanus Roy Rening memperlihatkan foto bersama antara Lukas Enembe, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal (Purn) Budi Gunawan, eks Kabaintelkam Polri Komjen (Purn) Paulus Waterpauw, dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. (Tangkapan layar YouTube Program Rosi Kompas TV)

PENETAPAN Gubernur Papua, Lukas Enembe sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menimbulkan aksi demonstrasi besar-besaran di Papua.

Ribuan warga yang berdemonstrasi menyatakan menolak Lukas Enembe dipolitisasi.

Pengacara Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening menyebut penetapan tersangka dugaan gratifikasi terhadap kliennya adalah politisasi.

Pada program Rosi yang ditayangkan di YouTube Kompas TV, Roy memperlihatkan foto bersama antara Lukas Enembe, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal (Purn) Budi Gunawan, eks Kabaintelkam Polri Komjen (Purn) Paulus Waterpauw, dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Baca JugaInilah Sosok Muhammad Said FikriansyahRoad Map Politik Jokowi Jelang Pilpres 2024

Roy menuturkan foto itu diambil pada tahun 2017.

Ia pun menjelaskan pada saat itu Budi Gunawan meminta kepada Lukas Enembe agar berpasangan dengan Paulus Waterpauw ketika akan kembali maju dalam Pilkada 2018.

Roy mengungkapkan permintaan Budi Gunawan itu adalah bentuk politisasi.

“Pak Budi Gunawan meminta Pak Lukas agar dalam periode kedua berpasangan dengan Paulus Waterpauw.”

Baca JugaMendagri Inggris Suella Braverman Mundur Usai Insiden Salah Kirim Email5 Poin Hasil Keputusan Atas Tragedi Kanjuruhan, Mahfud Md Minta Polri Tetapkan Tersangka 2-3 Hari

“Politisasinya di mana? Bagaimana bisa seorang Kepala BIN ikut mengintervensi situasi kehidupan politik di Tanah Papua?” ujarnya.

Selain itu, kata Roy, Lukas Enembe juga diminta untuk menandatangani surat yang berisi agar Paulus Waterpauw diterima sebagai calon wakil gubernur (cawagub) Papua dalam Pilkada 2018.

Kirim Komentar