SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Ralat IDAI Terkait Imbauan Hindari Pemberian Parasetamol Sirup untuk Anak

1638196498
Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso. (Foto: Istimewa)

KETUA Umum PP IDAI Dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K) meralat ucapannya soal imbauan menghindari pemberian parasetamol sirup untuk anak. Imbauan itu sebelumnya ia sampaikan dalam live di IG Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terkait gangguan ginjal akut misterius (Acute Kidney Injury/AKI) pada anak, yang kemudian dikaitkan dengan kasus kematian 70 anak di Gambia akibat penggunaan sirup obat batuk buatan India.

“Mohon maaf maksudnya tidak seperti itu, bukan hindari penggunaan parasetamol. Tapi hati-hati penggunaan parasetamol cair yang tidak tepat,” ujar dr Piprim meralat ucapannya.

Sebab tidak semua parasetamol mengandung bahan berbahaya seperti etilen. Sehingga dalam kasus tertentu, penggunaan parasetamol tetap diperbolehkan.

Baca JugaData Anak Perusahaan Pertamina Diduga Bocor, Ada Nama Baru DesordenKPK Gelar OTT di MA, Amankan SGD 205 Ribu dan Rp50 Juta

Lantas apa ukuran kehati-hatian itu? “Perlu dikonsultasikan dulu ke dokter sebelum memberikan parasetamol,” jelasnya.

Rekomendasi untuk hati-hati pemberian parasetamol cair ini termasuk bagi pemberian obat tunggal maupun kombinasi, sampai hasil penelitian dari Kementerian Kesehatan keluar. Sehingga, bisa dicari tahu penyebabnya apakah memang terjadinya kasus gangguan ginjal akut misterius pada 180-an anak di Indonesia disebabkan oleh obat sejenis itu atau bukan.

Baca JugaPengungkapan Kasus Sekeluarga Tewas di Kalideres RumitSkenario Urip Saputra ‘Meninggal Dunia Hidup Lagi’ di Bogor, Ternyata Hindari Utang

dr Piprim menggarisbawahi bahwa ini hanya sebagai kewaspadaan dini. Pasalnya, melarang atau menarik obat bukanlah wewenang IDAI, melainkan BPOM. (*)

Kirim Komentar

Ketika Sains Melihat HantuKenapa Indonesia Tak Dijadikan Negara Islam Saja?Terungkap Alasan Hepatitis Akut Disebut Misterius