SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Pria Berompi Hitam, Dua Unit Gas Melon, Alat Penyembur Api Diamankan Usai Kebakaran Gedung Bappelitbang Kota Bandung

175940790
Pria berompi hitam diamankan petugas saat berada di kebakaran Balai Kota Bandung

KEBAKARAN yang melanda Gedung Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Kota Bandung, Jawa Barat hari ini sempat menggegerkan warga.

Kepulan asap hitam yang membubung dapat disaksikan secara jelas dari berbagai sudut Jalan Aceh pada 7 November 2022.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung sendiri menuturkan hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan penyebab kebakaran.

Baca JugaBerikut 5 Istilah Kegempaan dalam KBBIBanjir Besar Rendam 6 Kecamatan 15 Ribu Jiwa Terdampak di Sumatera Utara

Lebih lanjut, perihal pemicu munculnya kobaran api akan diselidiki oleh Laboratorium Forensik.

“Nanti yang mengetahui penyebab kebakaran adalah bagian Laboratorium Forensik,” ujarnya.

Polisi akan segera memeriksa beberapa saksi yang ada di sekitar lokasi kejadian.

Baca JugaTemuan Buku Mantra-Kemenyan Keluarga Kalideres, Bukti Ikut Sekte?Kasus Covid-19 di Indonesia Alami Tren Peningkatan, Tembus 3.008 Hari Ini

Sementara tak jauh dari TKP, polisi tampak mengamankan seorang pria yang mengenakan rompi hitam di tengah hujan.

Selain itu, petugas dikabarkan mengamankan dua unit gas melon dan alat penyembur api.

Pria yang diamankan petugas bersegaram Provost ini diduga merupakan mandor proyek.

Baca JugaAlur Kasus Narkoba Jenis Sabu dari Linda-Kapolsek Kalibaru dan Keterlibatan Irjen Teddy MinahasaKetua Badan Pemenangan DPP RGP2024, Riswan: Saya Anggota KAHMI, Saya Optimis Ganjar Pranowo Menang di Pilpres 2024

Sebelumnya, di Bappelitbang memang dilaporkan sedang ada pengerjaan las di bagian atap gedung.

Kapolrestabes Bandung sendiri membenarkan pihaknya telah mengamankan beberapa orang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Ya, seperti biasanya olah TKP, kami akan memeriksa dan memintai keterangan beberapa orang atau banyak orang yang ada di sekitar TKP,” ujar Aswin. (*)

Kirim Komentar