SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Polri Perbarui Data Terkini Jumlah Korban Meninggal Dunia di Tragedi Kanjuruhan: 132 Orang

bantah tetapkan bharada e tersangka penembakan brigadir j polri statusnya masih saksi 133756
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo. (Foto: Ist)

POLRI memperbarui data terkini jumlah korban meninggal dunia akibat tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur sebanyak 132 orang, bertambah dari data sebelumnya 131 orang.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan data tersebut telah divalidasi per tanggal 11 Oktober pukul 17.00 WIB.

“Resume perubahan data korban meninggal dunia bertambah satu, jumlah total 132 orang,” kata Dedi dilansir Antara, Selasa, 11 Oktober.

Baca Juga10 Fakta Kasus Kebocoran Data Pribadi Era JokowiAdik Nick Carter Personel Backstreet Boys Ditemukan Tewas di Rumahnya, Penyebab Kematian Aaron Carter Belum Diketahui

Ia menyebutkan, korban meninggal dunia bertambah satu orang atas nama Helen Prisella usia 21 tahun.

“Korban merupakan pasien di RSU Saiful Anwar Malang,” katanya.

Dia menjelaskan, awalnya korban datang ke rumah sakit pada Minggu (2/10), sebagai pasien kategori luka sedang, lalu dirawat di ruang Ranu Kumbolo RS Saiful Anwar.

Baca JugaAdik Brigadir J Mengaku Sempat Ditanya Brigadir Daden Soal Pegang Senpi Hingga DigeledahMahkamah Agung Tolak Kasasi Jaksa Terkait Vonis Lepas 2 Polisi Penembak Laskar FPI di KM 50

Setelah empat hari perawatan dipindahkan ke ruang ICU pada Rabu (5/10).

“Pasien dinyatakan meninggal dunia pada hari Selasa pukul 14.25 WIB,” kata Dedi.

Berdasarkan penjelasan dokter yang merawatnya, yakni dr Syaifulloh Ghani Sp OT Wadiryan RSSA, pasien di ICU terdiagnosa dengan multiple trauma ekstra kranial (banyak trauma di luar kepala), peritoneal bleeding (perdarahan dalam perut) dan sepsis (infeksi luas).

“Pasien sudah sempat dilakukan cuci darah insidental (CRRT),” katanya.

Sedangkan data jumlah korban luka-luka masih tetap, yakni 607 orang, terdiri atas 532 orang luka ringan, 49 orang luka sedang, dan 26 orang luka berat.

Baca Juga135 Orang Tewas di Tragedi Kanjuruhan, Polisi Resmi Tahan 6 TersangkaSaat Hakim Tanya ART Ferdy Sambo Soal BAP, Susi Ralat Isi BAP di Sidang

Dalam tragedi Kanjuruhan, Polri menetapkan enam orang tersangka, yakni tiga orang dari pihak swasta dan tiga orang dari personel Polri.

Tiga tersangka dari unsur sipil, yakni Direktur Utama LIB Ahmad Hadian Lukita, Ketua Panitia Pelaksana Arema Malang Abdul Haris, dan Security Officer Steward Suko Sutrisno. Ketiganya disangkakan melanggar ketentuan Pasal 359 dan/atau Pasal 360 dan/atau Pasal 103 ayat (1) juncto Pasal 52 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

Tiga tersangka lainnya dari unsur kepolisian, yakni Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto, Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi, dan Komandan Kompi (Danki) Brimob Polda Jatim inisial AKP Hasdarman, melanggar ketentuan Pasal 359 dan/atau Pasal 360 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Baca JugaPak Dahlan Sang Pemuja KTT G20Surat Dakwaan Tersangka Kasus Pembunuhan Berencana Ferdy Sambo Ungkap Brigjen Hendra Kurniawan Mendapat Cerita Yosua Raba Paha hingga Kemaluan Putri Candrawathi

Selain itu, terdapat 20 personel Polri diduga terlibat pelanggaran etik terkait dengan peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur itu. (*)

Kirim Komentar