SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Pistol Satlantas Saat Dibersihkan Meletus, Pengendara Mobil Tertembak, Kapolda Kalbar Prihatin

c2117db3 1235 4a74 9357 10d5e3947e34 e1667370104857
Korban yang dievakuasi dari dalam mobil oleh petugas kepolisian dan warga/Tangkap layar
PENGENDARA mobil Nissan Xtrail bernama Suwardi, warga Tanjung Hulu, yang tertembak di simpang Hotel Garuda Pontianak, akhirnya meninggal dunia, dalam perjalanan saat dibawa ke RS Bhayangkara Pontianak, pada Rabu siang, 2 November 2022, sekitar pukul 11.30 WIB.
Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Suryanbodo Asmoro, membenarkan peristiwa penembakan tersebut. Penembakan ini terjadi secara tidak sengaja, saat seorang anggota Satlantas sedang membersihkan senjatanya, di Pos Polisi Simpang Garuda.
“Pada pukul 11.30 WIB kejadian, anggota Polantas yang ada di Pos Garuda dia berdua, satu namanya Frengki satunya Dika. Dia melakukan tugasnya rutin melakukan pengaturan di jalan. Saat istirahat, dia berusaha untuk membersihkan senjatanya, dan sudah disiapkan alat-alat untuk membersihkan senjata,” jelas Kapolda Kalbar kepada awak media.

Baca JugaAda Upaya Pembunuhan dari Pasukan Khusus AS, Inggris dan Ukrina, Vladimir Putin Tak Hadir di KTT G20 di Bali,Hasil Penyelidikan Sementara Polisi Tak Menemukan Dugaan Keluarga Tewas di Kalideres karena Kelaparan

Suryanbodo memaparkan, sebelumnya, Bripka Frengki yang merupakan anggota Satlantas Polresta Pontianak, membersihkan senjata dengan jenis pistol HS. Tiba-tiba tanpa sadar, peluru dari pistol yang dibersihkan Frengki meledak, keluar pos, hingga mengenai pengendara yang sedang menunggu traffic light.
“Dia kepikiran, kemarin dia kehujanan, belum membersihkan senjatanya. Begitu dia duduk, dibersihkan (senjatanya), kemudian keluar ledakan dari pos itu, mengenai triplek yang menghalangi matahari, dan tembus mengenai pengendara. Itu sama sekali tidak ada unsur sengaja,” ungkapnya.

Baca JugaBeredar Video Saat Perdana Menteri Kanada Dimarahi Xi Jinping, Begini Penjelasan Justin TrudeauKasus Bak Puzzle Belum Ada Kesimpulan, Misteri Penghuni Rumah Kalideres

Frengki kemudian baru sadar pelurunya menyasar pengendara pada saat pengendara sibuk membunyikan klakson saat traffic light sudah hijau.
“Kemudian dia baru sadar meledak, dan dia keluar, ternyata yang tadi traffic lightnya merah jadi hijau, banyak kendaraan yang klakson, karena mobil itu diam. Dia berdua keluar, dan ada bekas peluru di sebelah sisi kanan driver. Dia mengetahui itu, dan dia dibawa korban ke RS,” paparnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kalbar merasa prihatin, menyesal, dan menyayangkan kejadian tersebut. Ia meminta maaf kepada keluarga korban, dan akan melakukan proses pidana maupun kode etik kepada pelaku.

Baca JugaBIN Bantah Kabar Beri Info ke Pengacara Keluarga Brigadir J5 Figur Publik Diduga Terlibat Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Robot Trading Net89, Siapa Saja Mereka?

“Dalam kesempatan ini, saya sebagai Kapolda merasa prihatin, menyesal dan tentunya saya menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada keluarga besar almarhum Suwardi,” tukasnya. (*)

Kirim Komentar

Ketika Sains Melihat Hantu Kenapa Indonesia Tak Dijadikan Negara Islam Saja? Terungkap Alasan Hepatitis Akut Disebut Misterius