SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Permintaan Maaf Bharada E ke Penyidik Polres Jakses Terkait Keterangan Bohong Saat Diinterogasi

a97dd718 2689 48f6 895d f78c54ce2ca7
Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu (Bharada E) yang merupakan terdakwa dari kasus pembunuhan berencana Brigadir J, kini tengah jalani sidang 12 saksi hari ini Selasa (25/10), di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

TERDAKWA kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, Bharada E, meminta maaf kepada penyidik Polres Jaksel. Bharada E minta maaf karena memberikan keterangan bohong saat diinterogasi seusai penembakan di rumah dinas Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022.

“Terakhir yang Mulia saya izin meminta maaf untuk komandan dan senior saya karena tidak jujur dari awal karena saya hanya mengikuti skenario dari Pak Sambo,” ungkap Bharada E saat menyampaikan pernyataan penutup pada persidangan pembunuhan berencana Brigadir J, Senin (21/11/2022) malam.

Kuasa hukum Bharada E, Ronny Talapessy, menuturkan, permohonan maaf kliennya kepada penyidik Polres Jaksel semata karena telah mengikuti skenario Ferdy Sambo.

Baca JugaSuara Dentuman Terdengar dari Arah Selatan Jakarta Terdengar hingga Jakarta Timur, Polisi: Sedang DicekKim Chue-ae Putri Kim Jong Un Muncul di Depan Umum

“Oiya kan tadi Richard Eliezer menyampaikan bahwa dia meminta maaf karena melibatkan anggota Polri dari penyidik Polres Jakarta Selatan kepada senior. Kemudian kepada penyidik juga menyampaikan mohon maaf karena tidak bisa menyampaikan apa yang sebenarnya karena mengikuti skenario dari Ferdy Sambo yang di awal itu ya,” tutur Ronny kepada media seusai persidangan. (*)

Kirim Komentar

Ketika Sains Melihat Hantu Kenapa Indonesia Tak Dijadikan Negara Islam Saja? Terungkap Alasan Hepatitis Akut Disebut Misterius