SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Peretasan Data Kelompok Desorden, Begini Tanggapan Polri

1107692 720
Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo

PERETASAN data kembali terjadi, kini menyasar anak perusahaan PT Pertamina, Elnusa dijebol kelompok hacker Desorden.

Data pribadi karyawan, mencakup nomor ID pegawai, nama, inisial, tempat/tanggal lahir, pendidikan, jurusan, dan status pernikahan, serta agama itu disebar oleh hacker Desorden ke Breach forum pada Sabtu (16/9).

Terkait hal ini, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa Polri hanya bekerja untuk melakukan penegakan hukum, oleh karenanya, terkait dengan maraknya peretasan data, seharusnya BSSN dan Kominfo yang paling berkompeten.

Baca JugaTidak Gubris Tekanan Internasional, Rusia Pilih Perang Daripada BernegoisasiMengungkap Video Percakapan 2 Pria yang Melihat dari Dekat Tragedi Kanjuruhan di Mobil Ambulans

ā€œSeharusnya Pertamina, BSSN dan Kominfo yang paling kompenten (menjelaskan). Kalau penegakan hukum baru siber (Ditipidsiber Bareskrim),ā€ kata Dedi saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (19/9).

Kelompok hacker Desorden usai membagikan data di Breach forum itu lantas mengatakan “We take responsibilities for the hack and data breach of PT Sigma Cipta Utama, the sole subsidiary in charge of Data Management in Elnusa Group, subsidiary of Pertamina Indonesia, a state-owned company of Indonesia government.

Baca JugaMantan Perdana Menteri Pakistan Ditembak Saat Demonstrasi, Kena Kaki Imran KhanMahfud Md: Sejak Otsus Dimulai Tahun 2001, Lebih dari Rp1.000 Triliun Dana Pusat untuk Papua, Era Lukas Capai Rp500 Triliun Lebih

(Kami bertanggung jawab atas peretasan dan pembobolan data PT Sigma Cipta Utama, satu-satunya anak perusahaan yang bertanggung jawab atas Manajemen Data di Elnusa Group, anak perusahaan Pertamina Indonesia, perusahaan negara milik pemerintah.)

“This data breach involved 1.6 GB of databases and source coding, little because we are too lazy to transfer the rest of hundreds of GBs out of its network.”

(Data yang dibobol ini berukuran 1,6 GB beserta kode sumbernya, sedikit, karena kami terlalu malas untuk mentransfer sisa ratusan GB dari jaringannya.)

Baca JugaPolisi Tembak Polisi, Kanit Provos Polsek Way Pengubuan DicopotBanding Ditolak Ferdy Sambo Resmi Dipecat dari Polri

Pada unggahan terbarunya, Minggu (18/9), Desorden memperbarui tautan bocoran data lantaran pemblokiran yang diduga berdasarkan laporan perusahaan.

“Update: The download links kept getting removed due to reports by the company. We are hiding the links, inside contains the 1.1 GB source coding. If you want to download them, use credits and don’t complain about it,” ucapnya.

Desorden, berdasarkan profilnya, bergabung di BreaachForums sejak 24 Juni 2022 dengan durasi online 6 hari 5 jam 39 menit. (*)

Kirim Komentar