SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Perebutan Kekuasaan PKI-Musso di Madiun, Republik Soviet Indonesia

1051900 720
Musso atau Paul Mussotte. wikipedia.org

PEMBERONTAKAN PKI Madiun terjadi pada 18 September 1948. Peristiwa sejarah Indonesia ini melibatkan beberapa partai politik atau organisasi berhaluan kiri kontra pemerintahan Republik Indonesia (RI) Sukarno-Mohammad Hatta.

Partai Komunis Indonesia (PKI) atau Front Demokrasi Rakyat (FDR), Partai Sosialis Indonesia (PSI), Partai Buruh Indonesia (PBI), Pemuda Rakyat, dan Sentral Organisasi Buruh Seluruh Indonesia (SOBSI), berusaha merebut kekuasaan dikarenakan tidak puas dengan kebijakan pemerintah pusat.

“Perebutan kekuasaan tersebut pada jam 07.00 pagi telah berhasil sepenuhnya menguasai Madiun. Pada pagi itu pasukan komunis dengan tanda merah mondar-mandir sepanjang jalan. Madiun dijadikan kubu pertahanan dan titik tolak untuk menguasai seluruh wilayah RI,” tulis Rachmat Susatyo dalam buku Pemberontakan PKI-Musso di Madiun (2008).

Baca JugaPelatih Arema Ungkap Detik-detik Mengerikan di Ruang Ganti Tim, Ada Suporter yang Meninggal di Pelukan PemainIni Penyebab Gempa Berpusat di Banten Terasa hingga Ujung Kulon, Jabodetabek, Sukabumi hingga Bandung

Dengan latar tempat Kota Madiun, Jawa Timur, sebagai pusat aksinya, terdapat tokoh-tokoh yang disebutkan namanya dalam peristiwa ini. Aksi huru-hara ini melibatkan beberapa unsur, mulai dari militer, laskar-laskar, dan kalangan politisi.

Kirim Komentar