SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Pacar Brigadir J Vera Simanjuntak Sempat Video Call dengan Yosua: Minta Putus Sebelum Meninggal

dcd00904 bc51 4f99 b54e 0f0be3f54338
Sambil menangis, Vera Simanjuntak ceritakan permintaan maaf kekasihnya Brigadir J sebelum meninggal

PACAR Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Vera Maretha Simanjuntak, mengatakan Yosua sempat meminta putus sebelum dia meninggal. Vera mengaku saat itu sempat mengira Yosua sakit keras karena tiba-tiba ingin mengakhiri hubungan.

Awalnya, Vera menceritakan pada 21 Juni 2022 dia sempat melakukan video call dengan Yosua. Saat itu, Yosua bercerita kalau ada masalah tapi Yosua tidak bisa menjelaskan masalah itu.

Sampai-sampai, lanjut Vera, Yosua memintanya mencari laki-laki lain. Yosua meminta Vera tidak menunggunya.

Baca JugaKasus Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Kapolda Jawa Tengah: Kelalaian AnggotaEcoton Catat Sungai di Indonesia Tercemar Sampah Plastik hingga Kontaminasi Mikroplastik

“Saya tanya, ‘masalah apa, Bang, cerita jangan pendam sendiri’, (Yosua jawab) ‘nggak lah, Dek,’ dia bilang ‘biarlah Abang tanggung ini semua’,” kata Vera saat bersaksi di PN Jaksel, Selasa (25/10/2022).

“Dia tanya ‘kenapa masih nunggu Abang, Dek’, ‘Abang kenapa tanya gitu’ aku bilang, ‘buka aja Dek hati buat laki-laki lain’,” imbuh Vera.

Baca JugaIPW Penuhi Panggilan MKD DPR Terkait Laporan Fasilitas Private Jet yang Dipakai Brigjen Hendra Kurniawan ke Rumah Keluarga Brigadir JPengadilan Negeri Jakarta Selatan Gelar Sidang Putusan Sela Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuat Ma’ruf dan Ricky Rizal

Vera mengungkapkan, Yosua sempat meminta putus ke Vera beberapa kali. Namun Vera menolak.

“Dia pernah minta putus beberapa kali, aku nggak mau, ‘aku mau nikahnya sama Abang’, dia bilang dia mau tidur, ‘aku sakit’. Aku bilang ‘Abang sakit?’ Aku bilang ‘Reza lah kasih obat’, dia bilang ‘nggak lah’,” katanya.

Vera berargumen menolak permintaan Yosua untuk putus. Vera mengatakan dia sudah menjalin hubungan selama 8 tahun.

Baca JugaMuhammad Yulianton-Devi Ratnasari Pasutri Aremania Jadi Korban Meninggal Dunia, Anaknya Selamat di Tragedi KanjuruhanKapolda Jawa Timur Copot 9 Komandan Batalyon-Komandan Kompi hingga Komanda Pleton Brimob Polda Jatim

“‘Kalau gitu ngapain aku tunggu 8 tahun, hubungan kita udah serius kok tiba-tiba mutusin’, dia ada balas dia bilang ‘ya udah kalau memang mau nunggu, nunggu lah’,” ungkap Vera.

Kemudian, Vera menghubungi adik Yosua, Mahareza Rizky, dan mencari tahu alasan Yosua berkata seperti itu. Tapi Reza juga tidak mengetahuinya.

“Saya minta tolong adik Reza buat cari tau masalahnya, ini Abang minta putus. Karena tidak mau cerita, jadi saya minta Reza cari tau masalahnya apa, saya takut dia sakit keras. Reza bilang ‘itu paling tes kakak aja setia nggak nunggu Abang’,” ujar Vera.

Baca JugaKuasa Hukum Putri Candrawathi, Febri Diansyah: Rekayasa Tembak-Menembak di Duren Tiga Bertujuan untuk Selamatkan Bharada EPengacara Brigadir J: Pihak Keluarga Menerima Permintaan Maaf dari Bharada E, Jangan Jangan Kayak Ferdy Sambo Berkelit Terus

Duduk sebagai terdakwa dalam sidang ini adalah Richard Eliezer. Eliezer didakwa bersama-sama dengan Ferdy Sambo dkk melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat. Eliezer disebut dengan sadar dan tanpa ragu menembak Yosua.

Richard Eliezer didakwa melanggar Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (*)

Kirim Komentar