SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Kriminolog Sebut 4 Jenazah 1 Keluarga di Kalideres Sengaja Kelaparan, Penganut Paham Akhir Dunia atau Apokaliptik

4 mayat ditemukan di dalam satu rumah di perumahan citra garden kalideres
Satu keluarga ditemukan dalam kondisi membusuk di Kalideres (Akun YouTube tvonenews)

SAMPAI saat ini pihak kepolisian dari Polres Metro Jakarta Barat masih mendalami penyebab kematian empat anggota keluarga di perumahan Citra Garden Ekstension, Kalideres, Jakarta Barat. Namun dengan hasil autopsi yang menyebut jenazah dalam kondisi lama tanpa asupan makanan, membuat ahli kriminolog Andrianus Meliala berasumsi keempat orang dalam satu keluarga tersebut sengaja kelaparan karena meyakini paham Apokaliptik.

“Jangan-jangan dari keempatnya penganut paham akhir dunia atau apokaliptik dan mencabut nyawa dengan cara yang ekstrem,” ujar Adrianus dalam pernyataannya kepada media, Ahad (14/11/2022).

Jenazah Satu Keluarga di Kalideres Masih Berada di RS Polri

Walaupun secara praktik, diakui dia, kesengajaan untuk melaparkan diri hingga meninggal itu sangat sulit dilakukan. Akan tetapi, bila kematian keempat anggota keluarga itu disebut karena kelaparan dan tidak mampu membeli makanan, justru sangat tidak mungkin.

Baca JugaAngkatan Laut AS Temukan 70 Ton Komponen Bahan Bakar Rudal Tersembunyi di Kantong Pupuk dari IranKasus Kematian 4 Jenazah 1 Keluarga di Kalideres, Polisi: Buku yang Ditemukan Tidak Ada yang Berkaitan dengan Sekte Tertentu

Menurut dia, keluarga ini dikenal berkecukupan secara materi, bahkan diakui oleh pihak keluarga dekatnya. Karena itulah, Andrianus menyebut paham Apokaliptik yang mungkin mendasari tindakan mereka.

Andrianus mengatakan, di beberapa negara sudah ada kasus yang menunjukkan pemahaman Apokaliptik oleh beberapa kelompok. Dan ternyata dari semua kasus itu, menunjukkan pola yang sama. “Kalau mas buat tabel, mungkin kelihatan polanya. Mungkin ini konsepsi silih, yakni membuat diri menderita demi suatu kenikmatan di kemudian hari,” kata Andrianus.

Baca JugaIntelijen Rusia Ungkap Risiko Vladimir Putin Jadi Obyek Pembunuhan, Batal Hadir di KTT G20Pak Dahlan Sang Pemuja KTT G20

Paham Apokaliptik merupakan keyakinan seseorang atau sekelompok orang untuk menghadapi kehancuran dunia atau hari kiamat. Persepsi soal kiamat memang diajarkan oleh keyakinan agama abrahamik, yakni Yahudi, Kristen, dan Islam. Namun dari setiap tiga keyakinan agama soal kiamat tersebut, didasarkan pada tanda-tanda besar sebelum datangnya kiamat.

Sementara itu, keyakinan tiga agama utama, memosisikan waktu dan kepastian kiamat atau kehancuran dunia tidak ada yang mengetahui pastinya. Namun, kebanyakan kelompok yang memahami Apokaliptik ini, yang biasanya disebut sekte, meyakini sesuatu ramalan yang di luar keyakinan mainstream ketiga agama besar tadi.

Seperti yang ramai diperbincangkan pada tahun 2012, dengan menyandarkan pada keyakinan kalender suku Maya. Walaupun saat itu, tidak ada kasus bunuh diri, namun momen itu jadi rujukan bagi pengikut Apokaliptik lain.

Baca JugaRusia: Wartawan Barat Harus Lebih Jujur, Mereka Harus Menulis KebenaranKeberadaan Ponsel Brigadir J Belum Diketahui, Saksi Sebut Diserahkan ke Puslabfor Polri

Kejadian di Springville, Utah, Amerika Serikat pada 2014, misalnya. Satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan ketiga anaknya tewas dengan jasad yang mengeras terbaring di kamar tidur. Hal ini disebabkan aksi bunuh diri oleh orang tuanya, karena tidak ditemukan tanda kekerasan di jasad ketiga anak tersebut.

Dalam investigasi kepolisian ditemukan korban tewas dikarenakan meminum cairan kimia dengan campuran obat keras seperti heroin dan metadone. Kejadian bunuh diri terkait keyakinan Apokaliptik, yang cukup menghebohkan terjadi juga di Amerika Serikat pada 1997.

Kelompok sekte Apokaliptik bernama Heaven’s Gate yang dipimpin oleh Marshall Applewhite, menggerakkan bunuh diri massal terbesar dalam sejarah AS. Dimana 39 orang tewas dalam proses bunuh diri di sebuah rumah dalam waktu tiga hari. Mereka seolah menunggu keyakinan Apokaliptik mereka terjadi, termasuk salah satu yang tewas pemimpin sekte ini, Applewhite. (*)

Kirim Komentar

Ketika Sains Melihat Hantu Kenapa Indonesia Tak Dijadikan Negara Islam Saja? Terungkap Alasan Hepatitis Akut Disebut Misterius