SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Kompol Baiquni Wibowo Format Ulang Laptop untuk Hapus File CCTV Duren Tiga

634ffabb65daf baiquni wibowo memasuki ruang persidangan kasus obstruction of justice di pengadilan negeri ampera jakarta selatan rabu 19102022 665 374
Baiquni Wibowo memasuki ruang persidangan kasus Obstruction of Justice di Pengadilan Negeri, Ampera, Jakarta Selatan, Rabu (19/10/2022).

JAKSAMo mengungkapkan sosok anak buah Ferdy Sambo yang bertugas menghapus file CCTV rumah dinas Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Dia adalah mantan Kasubbag Riksa Baggak Etika Rowabprof Divisi Propam Polri, Kompol Baiquni Wibowo.

“Terdakwa Baiquni Wibowo tanpa adanya surat tugas atau surat perintah resmi pergi menuju ke dalam ruangan saksi Ferdy Sambo di Divisi Propam lalu menyalakan laptop merek Microsoft Surface warna hitam milik terdakwa dan langsung menghapus file rekaman yang dimaksud, serta melakukan format ulang (mengembalikan laptop ke setting-an awal/pabrik),” ungkap jaksa saat membacakan dakwaan di PN Jaksel, Rabu (19/10/2022).

Jaksa mengatakan, sebelum memformat laptopnya, Baiquni Wibowo sempat melakukan back up file (mengirimkan file sebagai cadangan) milik terdakwa ke dalam hard disk eksternal kapasitas 1 TB (terabita). Setelah melakukan format laptop dan menghapus rekaman tersebut.

Baca JugaHendra Kurniawan, Orang Pertama Diberitahu Ferdy Sambo Soal Skenario Pelecehan Brigadir J ke Putri CandrawathiUsai Antar Jasad Brigadir J, Sopir Ambulans Disuruh Menunggu, Hakim: Buset! Hanya Tunggu Jenazah Tanpa Tahu Ada Apa-apa

Keesokan harinya, pada 14 Juli 2022, Baiquni disebut jaksa mendatangi AKBP Arif Rachman Arifin dan melaporkan bahwa bukti sudah dihilangkan.

“Saksi Hendra Kurniawan menelpon saksi Arif Rachman Arifin melalui whatsapp call dan menanyakan perihal permintaan dari Kadiv apakah sudah dilaksanakan atau belum..? dengan kalimat “Rif, perintah kadiv sudah dilaksanakan belum’, dan Saksi Arif Rachman Arifin menjawab ‘sudah dilaksanakan, Ndan’,” jelas jaksa.

Baca JugaBuka Suara Soal Adopsi Anak, Putri Candrawathi Bantah Jadi Penembak KetigaKemenkes Izinkan 156 Obat Cair yang Boleh Diresepkan Kembali, Ini Daftarnya

Dalam kasus ini, Baiquni Wibowo dkk didakwa dengan Pasal 49 juncto Pasal 33 dan Pasal 48 juncto Pasal 32 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan Pasal 233 KUHP dan Pasal 221 ayat 1 ke-2 juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (*)

Kirim Komentar

Ketika Sains Melihat Hantu Kenapa Indonesia Tak Dijadikan Negara Islam Saja? Terungkap Alasan Hepatitis Akut Disebut Misterius