SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Kim Jong-un Ajak Putrinya Tinjau Uji Coba Rudal ICBM Korea Utara yang Bisa Jangkau Wilayah AS

pemimpin korea utara kim jong un bersama putrinya memeriksa rudal balistik antarbenua dalam foto tak bertanggal yang dirilis p 2 169
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, bersama putrinya, memeriksa rudal balistik antarbenua dalam foto tak bertanggal yang dirilis pada 19 November 2022 oleh Kantor Berita Pusat Korea Utara. (via REUTERS/KCNA)

KOREAN Central News Agency (KCNA) merilis video peluncuran uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasong-17 di televisi Korea Utara pada Sabtu (19/11). Pada peluncuran hari itu, putri Kim Jong Un juga ditampilkan ke publik untuk pertama kalinya.

Otoritas Tokyo menyebut bahwa dari lintasannya, rudal ICBM Korut itu mungkin mampu menjangkau daratan utama Amerika Serikat (AS).

“Berdasarkan perhitungan dengan mempertimbangkan lintasannya, rudal balistik kali ini bisa memiliki kemampuan jangkauan 15.000 kilometer, tergantung pada berat hululedaknya, dan jika demikian, maka berarti daratan utama AS berada dalam jangkauannya,” sebut Menteri Pertahanan (Menhan) Jepang Yasukazu Hamada, merujuk pada rudal ICBM Korut.

Baca JugaKasus Kematian 4 Jenazah 1 Keluarga di Kalideres, Polisi: Buku yang Ditemukan Tidak Ada yang Berkaitan dengan Sekte TertentuMendagri Inggris Suella Braverman Mundur Usai Insiden Salah Kirim Email

KCNA mengatakan Kim menghadiri peluncuran bersama dengan putri dan istri tercintanya, dan gambar media pemerintah menunjukkan Kim berseri-seri ditemani oleh seorang gadis muda berjaket dan sepatu merah saat dia berjalan di depan rudal.

Sangat jarang media pemerintah menyebut anak-anak Kim, dan ini adalah konfirmasi resmi pertama bahwa dia memiliki seorang putri.

Baca JugaXi Jinping Tertangkap Kamera Tegur Justin Trudeau, Ada Apa Beijing-Kanada Ribut-ribut di KTT G20?Konser Group Idola K-Pop NCT 127: 30 Orang Pingsan

Peluncuran terbaru juga menunjukkan bahwa pasukan nuklir Korut telah mendapatkan kapasitas lain yang andal dan maksimal untuk menahan ancaman nuklir, kata KCNA.

Adapun, Sejak Kim menyatakan Korea Utara sebagai negara nuklir yang tidak dapat diubah pada September, Washington telah meningkatkan kerja sama keamanan regional, termasuk latihan udara bersama terbesarnya dengan Korea Selatan.

Kim pun mengecam apa yang disebutnya “latihan perang agresi histeris” dan mengatakan bahwa jika Amerika terus membuat ancaman terhadap Korea Utara, Pyongyang akan “dengan tegas bereaksi terhadap nuklir dengan senjata nuklir dan konfrontasi total dengan konfrontasi habis-habisan,” lapor KCNA.

Baca JugaHanya Relawan Abal-Abal Yang Dukung Jokowi Kudeta Kursi Ketum PDI PerjuanganAda Cahaya Terbesar di Laut Selatan Yogyakarta dan Jawa Tengah, Belum Terjawab Secara Sains

Korea Utara sebelumnya mengeklaim telah meluncurkan Hwasong-17, rudal paling kuat hingga saat ini, pada 24 Maret.

Namun, pihak Korea Selatan meragukan klaim itu, dengan laporan lokal menunjukkan Hwasong-17 telah meledak di langit Pyongyang pada 17 Maret, dan Korea Utara telah memalsukan peluncuran yang sukses menggunakan rudal yang lebih kecil dan lebih tua.

Kali ini, para analis mengatakan tampaknya Korut telah berhasil.

“Peluncuran ini penting karena dianggap sebagai uji terbang penuh pertama yang sukses dari ICBM Hwasong-17,” kata Joseph Dempsey, seorang peneliti di Institut Internasional untuk Studi Strategis (IISS) kepada AFP.

Baca JugaPihak Provider Ungkap Permintaan Data Panggilan Sejumlah Nomor Ponsel dari Polisi, Ada Milik ART SusiSosok Linda di Kasus Narkoba Irjen Teddy Minahasa, Pihak AKBP Doddy: ‘Cepu’

‘Rudal monster’, meskipun memiliki kapasitas muatan yang lebih besar, juga memiliki kelemahan, kata Dempsey.

“Ukurannya yang tipis membuatnya kurang praktis sebagai sistem mobil jalan raya, dan produksi kemungkinan besar akan menjadi tekanan yang jauh lebih besar pada sumber daya yang terbatas,” katanya.

Terlepas dari kekuatan rudal tersebut, kehadiran anak Kim dianggap sebagai sinyal bahwa rezim dan program senjata negara tersebut akan terus berlanjut.

Baca JugaKebakaran Besar Terjadi di Dekat Lokasi Pertandingan Argentina vs Meksiko Piala Dunia 2022 QatarTeka-teki Perempuan Bersenjata Api Terobos Penjagaan Istana Presiden

“Kesimpulan paling signifikan dari peluncuran ICBM hari Jumat adalah keabadian program senjata rezim Kim, karena itu sangat integral dengan kelangsungan hidup Kim sendiri dan kelangsungan pemerintahan keluarganya,” tutur Soo Kim, mantan analis CIA yang sekarang bekerja di RAND Corporation kepada AFP.

“Kita telah melihat dengan mata kepala sendiri generasi keempat dari keluarga Kim. Dan putrinya, bersama dengan calon saudara lainnya, pasti akan diasuh oleh ayahnya,” ujarnya. (*)

Kirim Komentar