SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Kemenkes Hamas Sebut 60 Persen Warga Gaza Jadi Sasaran Kekerasan Zionis yang Berdampak Kesehatan Mental

e29a20b 1659941130741 2022 08 08t064321z 1542249607 rc26sv9r4egw rtrmadp 3 israel palestinians gaza
Seorang wanita Palestina menggantung cucian di rumahnya yang rusak selama pertempuran antara Israel dan Gaza, sementara gencatan senjata dipertahankan. Kota Gaza, 8 Agustus 2022. SUHAIB SALEM / REUTERS

KEMENTERIAN Kesehatan yang dikelola Hamas mengumumkan pada Selasa (11/10/2022), bahwa lebih dari setengah penduduk Jalur Gaza menderita masalah psikologis, sebagai akibat dari blokade yang diberlakukan Israel dan Mesir selama lebih dari satu dekade.

Direktur Jenderal Kesehatan Mental Kemenkes Gaza, Jamil Suleiman Ali, mengatakan selama lebih dari 15 tahun, penduduk menderita kondisi hidup dan ekonomi yang memburuk akibat kekerasan ‘ilegal’ Israel terhadap Jalur Gaza.

Menurut pejabat Ali, antara 50 hingga 60 persen penduduk Gaza menjadi sasaran kekerasan Israel, yang berdampak pada kesehatan mental mereka.

Baca JugaJanji Diganti Ferdy Sambo, Pengacara Ungkap Jet Pribadi yang Disewa Gunakan Uang Pribadi Brigjen Hendra KurniawanSurat Dakwaan Tersangka Kasus Pembunuhan Berencana Ferdy Sambo Ungkap Brigjen Hendra Kurniawan Mendapat Cerita Yosua Raba Paha hingga Kemaluan Putri Candrawathi

“Ada gejala umum yang muncul pada pasien, seperti tekanan psikologis dan depresi, gugup, kekerasan sosial, introversi dan masalah lainnya,” jelas Ali dilansir dari Alaraby, Kamis (13/10/2022).

Namun, pejabat tersebut mencatat bahwa Gaza tidak memiliki pusat khusus yang memadai untuk merawat orang yang menderita masalah kesehatan mental.

Baca JugaKodir ART Ferdy Sambo Mengaku Bersihkan Bercak Darah Bekas Pembunuhan Brigadir JSebut TNI Seperti Gerombolan, Effendi Simbolon: Saya Minta Maaf

“Cederanya tidak sebatas badan, tapi ada luka psikis yang berdampak negatif yang bisa lebih parah dari luka fisik,” ungkapnya.

Sejak 2007, Israel telah memberlakukan blokade yang diperketat di daerah kantong pantai, rumah bagi lebih dari 2,3 juta orang.

Selain itu, meluncurkan empat kampanye militer skala besar terhadap penduduk, menewaskan ribuan orang dan melukai puluhan lainnya.

Baca JugaYLBHI Sebut Kasus Dugaan Suap Hakim Agung Nonaktif Sudrajad Dimyati Gambarkan Fenomena Gunung Es Korupsi PeradilanHasil Tes Psikologi Christian Rudolf Tobing, Pelaku Pembunuhan Ade Yunia Rizaban Alami Trauma Masa Kecil

Akibatnya, warga Gaza menderita kondisi hidup yang sulit karena tingkat pengangguran telah mencapai 54 persen, sementara sekitar 85 persen hidup di bawah garis kemiskinan. (*)

Kirim Komentar