SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

KBRI: 2 WNI Korban Insiden Halloween di Itaewon Telah Dipulangkan

2 Ft Presiden Korsel Tragedi Itaewon
Presiden Korea Selatan Yoon Seok Yeol saat mengunjungi lokasi tragedi Itaewon. FOTO: IST/NET

KEDUTAAN Besar RI di Seoul, dalam kabar terbaru insiden Halloween di Itaewon, mengatakan dua WNI yang menjadi korban telah mendapatkan perawatan di rumah sakit dan telah kembali ke kediaman mereka.

“WNI berinisial AR telah dirawat di Korea University Anam Hospital akibat kejadian di Itaewon semalam, 29 Oktober. Minggu pagi yang bersangkutan sudah keluar dari RS dalam keadaan baik,” demikian KBRI Seoul mengutip Antara, Minggu, 30 Oktober.

Sementara itu, satu orang WNI lainnya dengan inisial CA juga telah menerima perawatan di rumah sakit Seobuk atas luka ringan yang dideritanya, dan telah kembali ke kediamannya pada Sabtu malam.

Baca JugaSaat Singgung Kemenangan di Pilpres 2014 dan 2019, Jokowi: Kelihatannya Setelah Ini Jatahnya Pak PrabowoKodir ART Ferdy Sambo Mengaku Bersihkan Bercak Darah Bekas Pembunuhan Brigadir J

Sebelumnya, pada Minggu pagi, KBRI Seoul mengatakan tak ada WNI yang menjadi korban dalam insiden perayaan Halloween di Itaewon, Korea Selatan.

Namun usai upaya untuk menggali informasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait mengenai WNI yang mungkin menjadi korban, KBRI Seoul memberikan pembaharuan informasi seperti disebutkan di atas.

Baca JugaPemerintah Harus Tegaskan Pancasila sebagai Dasar Negara, Bukan Pilar yang Disosialisasikan MPRPakaikan Baju ke Jenazah Brigadir J, Adik Yosua: Kombes Melarang Saya

Menurut pemberitaan Reuters, Sabtu, 29 Oktober sekitar pukul 22.00 waktu setempat, telah terjadi peristiwa pada perayaan Halloween di Itaewon yang menimbulkan korban jiwa dan luka.

Berdasarkan pemberitaan di berbagai media nasional Korea, saat ini terdapat sekitar 151 korban jiwa dan 76 korban luka. Jumlah tersebut dikhawatirkan akan bertambah.

Menanggapi hal ini, Presiden Yoon Suk Yeol telah mengadakan rapat darurat dan memerintahkan aksi cepat tanggap kepada seluruh jajarannya untuk mengevakuasi para korban, mencegah terjadinya korban tambahan dan menjaga situasi di lokasi kejadian.

Baca JugaBegini Cara Keluarga Kalideres Jual Barang, Polisi: Diletakkan di Luar RumahBeredar Video Saat Perdana Menteri Kanada Dimarahi Xi Jinping, Begini Penjelasan Justin Trudeau

Gambar-gambar di media sosial memperlihatkan ratusan orang, yang memadati gang sempit dan miring itu, terjepit serta tidak bisa bergerak.

Sementara itu, para petugas penanganan darurat serta kepolisian berupaya untuk membebaskan mereka dari himpitan.

Gambar-gambar lain menunjukkan keadaan kacau ketika para petugas damkar dan warga menangani puluhan orang yang tampaknya tidak sadarkan diri.

Baca JugaKomnas HAM: Ada 7 Pelanggaran HAM di Tragedi KanjuruhanRelawan IndonesiAnies Siap Menangkan Anies Baswedan Jadi Presiden

Sejumlah warga asing berada di antara para korban yang dibawa ke rumah-rumah sakit terdekat.

Seorang saksi mata Reuters mengatakan kamar jenazah didirikan di sebuah gedung di seberang lokasi kejadian.

Korban tewas itu kemudian terlihat diangkut dengan tandu-tandu beroda dan dipindahkan ke sebuah gedung pemerintah untuk diidentifikasi, menurut saksi mata tersebut.

Baca JugaIbu Brigadir J Ungkap Komunikasi Terakhir dengan Yosua ‘Pukul 10 Tanggal 8 Juli’Kim Jong-un Ajak Putrinya Tinjau Uji Coba Rudal ICBM Korea Utara yang Bisa Jangkau Wilayah AS

Pesta Halloween itu merupakan yang pertama kalinya digelar dalam tiga tahun, setelah Korea Selatan mencabut pembatasan COVID-19 dan larangan berkumpul.

Itaewon merupakan distrik yang populer di kalangan anak muda Korea Selatan dan pengunjung asing. (*)

Kirim Komentar

Ketika Sains Melihat Hantu Kenapa Indonesia Tak Dijadikan Negara Islam Saja? Terungkap Alasan Hepatitis Akut Disebut Misterius