SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Kata Pembuka Ketum PSSI Iwan Bule di Stadion Kanjuruhan: Hadirin yang Berbahagia, Picu Komentar Warganet

3350377762
Ketum PSSI, Iwan Bule saat datang ke Stadion Kanjuruhan Malang. (Rizal Adhi Pratama)

KETUA Umum PSSI Mochamad Iriawan (Iwan Bule) menjadi bulan-bulanan warganet usai salah beri ucapan pembuka saat konferensi pers di Stadion Kanjuruhan, Malang. Dalam suasana duka di stadion, Iwan membuka dengan menyebut ‘hadirin yang berbagia.’

“Terima kasih Pak Menpora, Pak Kapolri yang saya hormati, Ibu Gubernur, Hadirin sekalian yang berbahagia. Kami dari federasi mengucapkan,” ucap Iwan dalam sebuah potongan video yang beredar di media sosial pada Minggu (2/10) malam.

Pembuka yang dianggap kurang pas ini kemudian memicu berbagai komentar dari warganet.

Baca JugaBPBD Jawa Timur Catat 174 Meninggal Dunia 298 Luka Ringan di Tragedi Stadion KanjuruhanRespons Pembakaran Jas Almamater: Wong Policy Itu di Tingkat Nasional kok yang Disalahkan UGM

“Pakai template mungkin beliau, enggak sadar kondisi,” ujar seorang netizen dalam sebuah cuitan pada Minggu (2/10).

Komentar lain datang dari warganet yang mempertanyakan empati dari Iwan.

“Ini dia ngomong enggak punya empati dan enggak mikir dulu kali ya,” kata seorang netizen.

Baca JugaPengakuan Bjorka: Punya Teman Sejati asal Indonesia Tinggal di Warsawa, Sudah Meninggal Dunia dan Merawatnya Sejak LahirKota Bawah Tanah yang Bisa Merahasiakan hingga 20.000 Orang dengan 18 Terowongan

Komentar lain dari warganet bahkan menyindir dan menyebut Iwan salah menghafal naskah.

“Berbahagia? Dirimu salah ngapalin naskah pak,” tulis netizen lainnya.

Tragedi yang pecah usai laga Arema melawan Persebaya ini menjadi luka mendalam bagi dunia olahraga tanah air, bahkan dunia.

Menteri Koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan bahwa total korban yang meninggal dan terluka akibat tragedi Kanjuruhan mencapai 448 orang.

Baca JugaPakar Keamanan Siber: Data yang Diberikan Bjorka ValidPPATK Beberkan Temuan Analisis Transaksi Judi Online Total Rp155,459 Triliun

“Hasil akhir dari korban yang sudah diverifikasi semua pihak termasuk Polri dan penyelenggara ada 448 korban,” kata Muhadjir usai rapat koordinasi di Pendopo Panji, Kepanjen, Malang, Senin (3/10).

Muhadjir kemudian menjabarkan bahwa dari total korban tersebut, 125 orang meninggal dunia, 302 orang mengalami luka ringan, dan 21 orang menderita luka berat. (*)

Kirim Komentar