SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Kasus Binomo, Fakarich Guru Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara

Sidang Lanjutan Investasi Bodong Binomo Indra Kenz Dihadirkan Virtual di Sidang Fakarich
Saksi Indra Kenz (bawah) memberikan kesaksian terhadap Fakarich (atas), terdakwa kasus investasi bodong Binomo, Selasa (6/9

TERDAKWA kasus penipuan investasi bodong opsi biner Binomo, Fakar Suhartami alias Fakarich dihukum 10 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Sumatera Utara.

Majelis hakim menyatakan, perbuatan tindak pidana Fakarich yakni sengaja membuat berita bohong dan menyesatkan menyebabkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik, dan mengambil keuntungan dengan cara terselubung.

“Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja menyebarkan berita bohong serta menyesatkan yang menyebabkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik,” kata Hakim Ketua Marliyus di PN Medan, Rabu (2/11/2022).

Baca JugaKasus Gangguan Ginjal Akut Misterius, Ada 14 Provinsi 131 Anak di IndonesiaTerlibat Kasus Narkoba Irjen Teddy Minahasa, Ayah AKBP Doddy Prawiranegara: Seperti Disambar Geledek

Bukan hanya itu, guru dari Indra Kenz itu juga dinyatakan melanggar Pasal 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Terdakwa menerima atau menguasai transferan atau menggunakan harta kekayaan yang diketahuinya atau patut diduganya merupakan hasil tindak pidana,” sambung Marliyus.

Baca JugaKPK Panggil Tamara Anggraeny Pramugari PT RDG, Saksi Kasus Suap Lukas EnembeAjudan Ferdy Sambo Sebut Ponsel hingga Barang Brigadir J Diserahkan ke Penyidik dan Propam di Polda Jambi, Seminggu Usai Yosua Tewas

Majelis hakim menilai, Fakarich juga menggunakan aksinya denga menggunakan media sosial untuk memasarkan dan mengajak orang agar ikut dalam investasi bodong tersebut, sehingga membuat banyak korban yang mengalami kerugian.

Dalam pertimbangannya, hakim menyebut hal yang memberatkan bahwa perbuatan Fakarich memiliki dampak yang bisa mengganggu perekonomian masyarakat. Fakarich juga terbukti telah aktif dalam kegiatan yang dilarang pemerintah tentang perjudian online.

Putusan ini lebih tinggi dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yakni pidana 8 tahun penjara, denda senilai Rp 1 miliar dengan subsider 1 tahun kurungan.

Baca JugaTemuan Belasan Karung Berisi Bangkai Ayam di Sungai Ngaglik SalatigaAset Indra Kenz Dirampas Negara, Korban Tidak Terima Putusan Hakim

Dalam kasus ini Fakar tak sendirian. Muridnya yakni Indra Kenz juga turut menjadi tersangka dalam kasus Binomo. Kemudian, tersangka lain yaitu Brian Edgar Nababan, Wiki Mandara Nurhalim, Vanessa Khong, Nathania Kesuma, dan Rudiyanto Pei. Pada kasus ini total kerugian dari 118 korban mencapai Rp72,1 miliar. (*)

Kirim Komentar