SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Kanwil Kemenkumham dan Polisi Selidiki Napi Anak yang Ditemukan Tewas di Lapas Ambon

WhatsApp Image 2022 10 10 at 13.10.41
Seorang anak didik pemasyarakatan di LPKA Kelas II Ambon, ditemukan tewas gantung diri, Senin (10/10/2022) dinihari, sekitar pukul 03.48 WIT. FOTO : ISTIMEWA

NARAPIDANA anak berinisial SHP ditemukan tewas di Lapas Kelas II A Ambon, Maluku. Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Provinsi Maluku dan kepolisian setempat pun menyelidiki kasus kematian SHP.

“Tim sudah dibentuk oleh kepala kanwil, dan besok akan dilakukan pemeriksaan,” kata Kepala Divisi Kemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Maluku Saiful Sahri, di Ambon, seperti dilansir dari Antara, Selasa (11/10/2022).

Sahri mengatakan Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) dan jajaran Divpas Kemenkumham Maluku bersama kepolisian juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca JugaAksi Warga China Protes Kebijakan Pembatasan Covid-19 Meluas ke Sejumlah KotaPolisi Selidiki Penyebab Kebakaran di Kubah Masjid Jakarta Islamic Center hingga Runtuh Dilalap Api

“Tadi Kadivpas dan jajaran Divpas bersama kepolisian juga sudah olah TKP,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan, SHP diketahui pertama kali telah meninggal dunia dengan cara menggantung diri pada Senin (10/10) pukul 04.44 WIT oleh anak didik pemasyarakatan atas nama Ikbal Nagga. Ikbal kemudian membangunkan temannya dan melaporkan hal tersebut kepada petugas, dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit terdekat sebagai langkah awal.

Baca JugaPolri Bantah Informasi Adanya Keterlibatan 3 Kapolda di Balik Rangkaian Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir JKesaksian WNI di Inggris: Ini Krisisnya bukan dari Inggris, Tetapi Warga Indonesia yang Disepelekan

Kepala Seksi Registrasi dan Klasifikasi telah menjemput pihak keluarga korban untuk dibawa ke rumah sakit.

Kemudian Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) berkoordinasi dengan pihak kepolisian, akhirnya jenazah korban dipindahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Ambon.

“Saat ini juga sedang ditangani oleh tim identifikasi Polresta Ambon,” kata Sahri.

Baca JugaAudit Satgassus Merah Putih Polri, Segera!Berikut Temuan Hasil Investigasi The Washington Post Soal Tragedi Kanjuruhan

Sebelumnya, SHP ditahan dengan jeratan kasus perlindungan anak, UU 35 Tahun 2014 dengan hukumannya 1 tahun 6 bulan. SHP masuk LPKA pada 4 April 2022 lalu. (*)

Kirim Komentar

Ketika Sains Melihat HantuKenapa Indonesia Tak Dijadikan Negara Islam Saja?Terungkap Alasan Hepatitis Akut Disebut Misterius