SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Jasa Marga Bocor, Berikut Korban Peretasan Desorden

1577580301
Setelah hacker Bjorka, kembali muncul Desorden meretas data Jasa Marga (Tangkapan Layar Breached Forum Desorden)

DALAM sebulan terakhir sebuah akun di breached.to membobol empat perusahaan Indonesia. Salah satunya adalah terkait Pertamina yang baru diunggah pada 15 September 2022 lalu.

Salah satu yang dibobol adalah PT Jasa Marga. Unggahan terkait kebocoran dan penjualan data itu tertanggal 23 Agustus 2022. Disebutkan besaran data yang berhasil dibobol sebanyak 252 GB, coding dan dokumen dari 5 server perusahaan.

“Kebocoran data termasuk pengguna, konsumen, karyawan, data perusahaan dan keuangan mereka,” kata Desorden, dikutip Senin (19/9/2022).

Baca JugaDisorot Publik, PWNU Jawa Timur Ambil Sikap Tegas Atas Cuitan Eko Kuntadhi yang Menghina Ning Imaz LirboyoMitos Berlian Mahkota Ratu Elizabeth II

Berikutnya adalah Honda Indonesia. Unggahan berjudul Indonesia’s Honda Recruitment Personal Data Stolen by Desorden, tertanggal 6 September 2022. Data yang bocor termasuk 4GB dokumen yakni data perekrutan perusahaan.

“Kebocoran data termasuk 4Gb dokumen, termasuk data perekrutan yang meliputi foto kopi KTP, SIM, resume, transkrip, dan CV” tulis Desorden.

Baca JugaPutri Penyanyi Dangdut Imam S Arifin Ditangkap Polisi Terlibat Kasus CuranmorTerungkap 4 Tembakan Bharada E ke Brigadir J: Kena Dada, Bahu, Tangan dan Wajah

Terakhir adalah jaringan F&B Indonesia, Boga Group. Dalam unggahan tertanggal 7 September 2022 itu disebutkan data yang bocor adalah detail pelanggan dan agen berukuran 29,6MB. Detail kumpulan datanya termasuk 298.217 catatan termasuk nama, nomor telepon, serta email.

Desorden juga membuka penjualan seluruh data base dan filed dari Boga Group sebesar 31GB.

Sementara itu Desorden juga mengaku sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pelanggaran data PT Sigma Cipta Utama, disebut berkaitan dengan Pertamina. Besaran datanya mencapai 1,6GB dan kode sumber.

Baca JugaKorban Tewas Kecelakaan Maut Truk Trailer di Bekasi, Bertambah 11 OrangTeka-Teki Motif Pembunuhan Brigadir J, Pelecehan Seksual atau Perselingkuhan?

“Kami bertanggung jawab atas peretasan dan pelanggaran data PT Sigma Cipta Utama, satu-satunya anak perusahaan yang bertanggung jawab pada Manajemen Data di Elnusa Group, anak perusahaan Pertamina indonesia, sebuah perusahaan milik negara pemerintah Indonesia,” jelas Desorden. (*)

Kirim Komentar