SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Jamintel Kejagung Amir Yanto Jemput Jenazah Muhammad Singgih Adika Korban Kecelakaan Beruntun di KM 253.100 tol Pejagan-Pemalang

01gd9k4fz6s5kct4qas8s1c1tq
Jamintel Kejagung Amir Yanto mengambil jenazah anaknya Foto: Dok. Istimewa

ANAK bungsu Jaksa Agung Muda bidang Intelijen (Jamintel) Kejagung RI Amir Yanto menjadi korban tewas kecelakaan beruntun di KM 253.100 tol Pejagan-Pemalang, Minggu (18/9). Jenazah Muhammad Singgih Adika (23) diambil pihak keluarga usai disalatkan di musala Rumah Sakit Bhakti Asih Brebes.

Amir Yanto mengambil langsung jenazah anaknya Senin (19/9/2022), dini hari untuk dimakamkan di Jakarta. Korban diketahui salah satu mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) di Solo.

Tampak sejumlah pejabat Kejaksaan Agung (Kejagung), Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah serta sejumlah Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) se-eks Karsidenan Pekalongan tampak hadir di rumah sakit.

Baca JugaPastikan Data Negara Bersifat Rahasia Tidak Bocor, Mahfud Md: Gambaran Sosok Bjorka Sudah TeridentifikasiPolda Sumsel Ungkap Aktivitas Ilegal Pengeboran Minyak, Ada 7.734 Sumur Ditemukan di Muba

Direktur RS Bhakti Asih, dr Khosiatun Azmi mengatakan jenazah korban teridentifikasi setelah polisi menemukan identitas dan dokumen korban di laci mobil.

“Korban sudah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit atau tewas di lokasi kejadian,” katanya.

Baca JugaBharada E Bertemu Kuat Ma’ruf-Ricky Rizal, Pihak Eliezer Minta Saksi Hari Ini Berkata JujurUsut Kasus Dugaan Laporan Palsu Ferdy Sambo-Putri Candrawathi, Polri Periksa Keluarga Brigadir J

Pengiriman jenazah mendapat pengawalan dari petugas Patwal Polda Metro jaya serta diiringi mobil rombongan keluarga dan sejumlah pejabat Kejagung dan Kejati Jateng dengan iring-iringan 14 mobil pribadi.

Sementara seluruh korban baik korban meninggal dunia dan luka-luka mendapat santunan dari asuransi Jasa Raharja.

Kepala Kantor Perwakilan Jasa Raharja Pekalongan, Sugeng Prastowo mengatakan besaran santunan untuk korban luka luka yakni Rp 20 juta. “Santunan bagi korban meninggal dunia dan korban yang mengalami cacat permanen sebesar Rp50 juta,” katanya.

Baca JugaBPOM: Tak Semua Obat Sirup Termorex Tercemar Etilen Glikol dan Dietilen GlikolPermintaan Maaf Bharada E ke Penyidik Polres Jakses Terkait Keterangan Bohong Saat Diinterogasi

Sementara, kasus kecelakaan beruntun ini dalam penanganan unit laka lantas Polres Brebes. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan ini.

Diduga kecelakaan dipicu akibat adanya kepulan asap pekat dari kebakaran jerami semak belukar di tepi jalan tol.

Korban merupakan pengemudi mobil sedan Honda Civic warna silver AG 1870 ME yang kondisinya rusak parah setelah menabrak truk boks dan ditabrak kendaraan lain dari belakang. Korban berada di mobil seorang diri.

Baca JugaPengakuan Putri Candrawathi ke Komnas HAMBerikut 10 Tersangka Terkait Kasus Suap Pengurusan Perkara di MA, Salah Satunya Hakim Agung

Akibat kecelakaan beruntun tersebut, sedikitnya terdapat 19 korban luka-luka yang dilarikan di dua rumah sakit. Satu di antaranya mengalami luka berat di RS Bhakti Asih dan RS Mutiara Bunda Tanjung Brebes.

Hingga Senin pagi, sejumlah korban luka ringan telah dipulangkan. Sedangkan dua orang korban yang luka-luka masih dirawat di RS Bhakti Asih Brebes. (*)

Kirim Komentar