SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

IPW Tuding Markas Konsorsium 303 Berjarak 200 Meter dari Mabes Polri

20220806 img 20220806 wa0095
Gedung Mabes Polri

FAKTA mengejutkan kembali diungkap Indonesia Police Watch (IPW) terkait dengan keberadaan jaringan pengusaha judi yang terhimpun dalam konsorsium 303.

Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso mengatakan bahwa markas konsorsium 303 itu ternyata sangat dekat dengan Markas Besar (Mabes) Polri yang berada di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan. Adapun ketua konsorsiumnya, ungkap Sugeng ialah RBT alias Bong alias Robert Priantono Bonosusatya.

“RBT alias Bong alias Robert Priantono Bonosusatya, dalam catatan IPW adalah ketua konsorsium judi online Indonesia yang bermarkas di Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan, yang hanya berjarak 200 meter dari Mabes Polri,” kata Sugeng Teguh dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (19/9).

Baca JugaSidang Perdana Brigjen Hendra Kurniawan, Begini Awal Mula Mantan Karo Paminal Polri Ini Dengar Skenario Ferdy SamboTendang Nenek hingga Tersungkur, Pelajar Berseragam Pramuka Kendarai Motor ‘Berplat T’ di Tapsel Ditangkap Polisi

Oleh karena itu, Sugeng meminta agar tim khusus (timsus) Polri memeriksa dugaan keterlibatan RBT dalam kasus Ferdy Sambo dalam kaitannya dengan konsorsium 303 dan menjelaskan pemakaian private Jet oleh Brigjen Hendra Kurniawan serta temuan PPATK soal duit 155 triliun terkait dengan aktivitas judi yang mengalir kepada oknum polisi.

“IPW mencium aroma amis keterlibatan RBT dan Yoga Susilo dalam kasus Sambo dan Konsorsium 303. Lantaran, selain RBT, nama Yoga Susilo, Direktur Utama PT PPSF muncul dalam struktur organisasi kaisar Sambo dan konsorsium 303, sebagai bos konsorsium judi wilayah Jakarta,” kata Sugeng Teguh.

Baca JugaIsrael: Ada Kemungkinan Tentara Membunuh Jurnalis Aljazeera Shireen Abu AklehLPSK Ungkap Kejanggalan Dugaan Pelecehan Seksual dari Brigadir J

Menurut IPW, tidak ada alasan bagi timsus Polri atau Bareskrim Polri untuk tidak memproses hukum judi online kelompok konsorsium 303 dengan transaksi sebesar Rp 155 Triliun yang sudah dijejaki oleh PPATK. Termasuk memeriksa RBT dan Yoga Susilo dalam kedudukannya sebagai terduga tokoh bandar judi besar online. (*)

Kirim Komentar