SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

IPW Minta Timsus Polri Usut Kasus Sambo dan Dugaan Keterlibatan Konsorsium 303 Terkait Pencalonan Capres Tertentu 2024

3954374987
Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso /Istimewa/

INDONESIA Police Watch (IPW) meminta tim khusus Polri untuk mengusut soal private jet yang digunakan Brigjen Hendra Kurniawan saat menemui keluarga Brigadir Yosua di Jambi. IPW juga meminta Polri untuk mengusut pemilik private jet tersebut.

“IPW meminta tim khusus Polri menjelaskan keterlibatan 2 orang sipil dalam kasus Sambo Konsorsium 303. Sekaligus membongkar peranannya, menyusul terungkapnya pemakaian private jet oleh Brigjen Pol Hendra Kurniawan dalam kaitan temuan uang Rp 155 Triliun oleh PPATK dari judi online,” ujar Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso dalam siaran pers kepada wartawan, Senin (19/7/2022).

Brigjen Hendra Kurniawan, eks Karopaminal Divisi Propam Polri diperintah oleh Ferdy Sambo yang saat itu menjabat sebagai Kadiv Propam Polri, untuk pergi ke Jambi. Brigjen Hendra diminta Ferdy Sambo menemui keluarga Brigadir Yosua untuk menjelaskan kematian ajudannya itu.

Baca JugaJadi Capres Partai Nasdem, Anies Baswedan: Bismillah Kami Terima, Kita Siapkan Ikhtiar Ini Sebagai IbadahProses Visum Bakal Lebih Mudah, Dokter Forensik Imbau Korban Kekerasan Seksual Tidak Menunda Pelaporan ke Penyidik

Brigjen Hendra kemudian berangkat ke Jambi menggunakan private jet–yang menurut pengacara Kamaruddin Simanjuntak–adalah milik mafia judi. Brigjen Hendra diketahui berangkat ke Jambi bersama Kombes Agus Nurpatria, Kombes Susanto, AKP Rifazal Samual Bripd Fernanda, Briptu Sigit, Briptu Putu dan Briptu Mika.

“Oleh karenanya, IPW mencium aroma amis keterlibatan dua orang sipil dalam kasus Sambo dan Konsorsium 303,” kata Sugeng.

Baca JugaTolak Kenaikan Harga BBM, Perhatikan Titik Aksi di Kota MakassarIPW Desak Kapolri Cabut Izin Penyelenggaraan Sementara Seluruh Kompetisi Liga: Ketua Umum PSSI Seharusnya Malu dan Undur Diri

Menurut catatan IPW, nama yang disebut-sebut pemilik private jet itu bermarkas di Jl Gunawarman, Jakarta Selatan.

“Nama (pemilik jet) ini dalam catatan IPW adalah ketua konsorsium judi online Indonesia yang bermarkas di Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan, yang hanya berjarak 200 meter dari Mabes Polri,” katanya.

Sugeng mengklaim IPW telah mengidentifikasi jenis private jet yang saat itu digunakan Brigjen Hendra dkk terbang ke Jambi pada tanggal 11 Juli 2022 yakni tipe Jet T7-JAB.

Baca JugaMinta Polemik dengan Effendi Simbolon Tak Dibesarkan, Berikut Pernyataan Lengkap KSAD Jenderal DudungTerungkap Siti Elina Todong Paspampres di Depan Istana Merdeka Tanpa Peluru, Ingin Bertemu Jokowi Bilang Dasar Negara Indonesia Salah

“Private jet T7-JAB diketahui sering dipakai oleh seorang bos perusahaan, yang juga mantan narapidana kasus korupsi sekaligus pemilik hotel di Bali, dalam penerbangan bisnis Jakarta-Bali,” katanya.

“Timsus bentukan Kapolri perlu menelusuri hubungan tali-temali antara Kaisar Sambo, dana judi online sebesar Rp 155 Triliun milik Konsorsium 303, dengan dua orang sipil dalam kaitan pemberian dukungan kepada pencalonan capres tertentu pada 2024 di mana Irjen Ferdy Sambo ingin menjadi Kapolrinya,” tambahnya.

Terlebih, Polri saat ini tengah berbenah bersih-bersih di internalnya. Untuk itu, IPW meminta agar KPK juga mengusut peran Ferdy Sambo dalam kaitan dugaan penerimaan gratifikasi.

Baca JugaPakar: Pola Bjorka Mirip Hacker AnonymousKPK Panggil Tamara Anggraeny Pramugari PT RDG, Saksi Kasus Suap Lukas Enembe

“Karenanya KPK juga harus memeriksa terkait gratifikasi pesawat jet,” tuturnya. (*)

Kirim Komentar