SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Insiden Kecelakaan di China, Tesla Kehilangan Kendali

fotojet 2022 11 15t112749
Tangkapan layar CCTV mobil Tesla Model Y terlibat kecelakaan maut karena malfungsi -

PRODUSEN mobil AS Tesla akan membantu kepolisian China menyelidiki kecelakaan yang melibatkan salah satu seri produksinya, Model Y.

Dikutip dari Reuters, media lokal Jimu News melaporkan pengemudi Tesla kehilangan kendali dan menabrak kendaraan lain dalam kecepatan tinggi di Guangdong, China, 5 November.

Akibatnya, seorang pengendara sepeda motor dan seorang siswi sekolah menengah meninggal.

Baca JugaPolri Terbitkan Surat Telegram Larangan Razia Apotek Terkait Obat Sirup yang Diduga Timbulkan Gangguan Gagal Ginjal AkutPolri Pastikan Bakal Bentuk Tim Usut Unsur Pidana di Balik Maraknya Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak

“Polisi saat ini sedang mencari agen penilai pihak ketiga untuk mengidentifikasi kebenaran di balik kecelakaan ini dan kami akan secara aktif memberikan bantuan yang diperlukan,” kata perusahaan milik miliarder Elon Musk itu, kepada Reuters, Minggu (13/11), sambil memperingatkan agar tidak mempercayai “rumor”.

China merupakan pasar terbesar kedua Tesla. Kecelakaan itu pun menjadi salah satu trending topic teratas di platform media sosial Weibo pada Minggu.

Baca JugaTak Perlu Panik, Begini Cara Mengatasi WhatsApp ErrorRusia Bantah Menlu Sergei Lavrov Dilarikan ke Rumah Sakit karena Penyakit Jantung

Jimu News, yang mengunggah video kecelakaan itu, mengutip polisi lalu lintas yang mengatakan penyebab insiden di kota Chaozhou belum teridentifikasi.

Seorang anggota keluarga pengemudi yang tidak disebutkan namanya mengatakan pria berusia 55 tahun itu memiliki masalah dengan pedal rem saat hendak menepi.

Tesla mengatakan video menunjukkan bahwa lampu rem mobil tidak menyala saat mobil melaju kencang dan datanya menunjukkan masalah, seperti tidak ada tindakan untuk menginjak rem sepanjang perjalanan.

Baca JugaGanjar Pranowo Sebut Ada Upaya Adu Domba di Internal Partai Terkait Isu Jokowi Ketum PDI PerjuanganTaeyong dan Doyoung Sempat Ingatkan Penggemar Tidak Berdesak-desakan di Area Depan Panggung, Dyandra Global Edutainment Minta Maaf

Upaya konfirmasi ke kepolisian di Raoping, daerah tempat kecelakaan itu terjadi, tidak dijawab pada Minggu.

Tesla sebelumnya menghadapi tudingan kegagalan rem di China sebelumnya. Dalam pernyataannya kepada Reuters, perusahaan mengatakan seorang pemilik mobil China diperintahkan oleh pengadilan untuk secara terbuka meminta maaf dan memberikan kompensasi kepada perusahaan.

Pasalnya, ia sempat berkomentar kepada media tentang masalah rem yang tidak sesuai dengan fakta.

Baca JugaBakal Presiden yang Diusung Nasdem, Anies Baswedan: Kita Harus Bekerja Bersama dengan Partai PengusungKim Jong-un Ajak Putrinya Tinjau Uji Coba Rudal ICBM Korea Utara yang Bisa Jangkau Wilayah AS

Tahun lalu, seorang pelanggan yang tidak senang menyebabkan kegemparan media sosial dengan memanjat di atas Tesla di pameran mobil Shanghai untuk memprotes penanganan perusahaan atas keluhannya tentang rem yang tidak berfungsi yang terlibat dalam kecelakaan mobil.

Dalam kasus itu, Tesla mengatakan pelanggaran ngebut berada di balik kecelakaannya tetapi berjanji untuk meningkatkan cara menangani keluhan pelanggan. (*)

 

Kirim Komentar