SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Indonesia Tolak Usul Amerika Serikat Soal Penyelenggaraan Debat Isu Uighur, Begini Penjelasannya

52381852 401
Gerbang ke lokasi yang diduga menjadi kamp tahanan Uighur di Xinjiang (DW)

DELEGASI Pemerintah Indonesia menolak usul Amerika Serikat soal penyelenggaraan debat tentang situasi Uighur di Xinjiang, China, di Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB. Ada penjelasan di balik penolakan Indonesia tersebut.

Indonesia menyebut usulan tersebut tidak akan menyelesaikan masalah HAM di wilayah tersebut. Indonesia menilai usul ini tidak menghasilkan kemajuan berarti.

“Indonesia memandang pendekatan yang diajukan oleh negara pengusung dalam Dewan HAM hari ini tidak akan menghasilkan kemajuan yang berarti, utamanya karena tidak mendapat persetujuan dan dukungan dari negara yang berkepentingan,” kata Wakil Tetap RI di Jenewa Dubes Febrian A Ruddyard, dalam keterangannya, Jumat (7/10/2022).

Baca JugaKuat Ma’ruf Bantah Kesaksian Vera Simanjuntak Terkait Ancam Bunuh Yosua, Hakim: Saksi Kan Tak Sebut SiapaYanto Irianto Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum dari Unissula

“Berdasarkan pertimbangan pertimbangan tersebut, Indonesia tidak dalam posisi untuk mendukung rancangan keputusan mengenai penyelenggaraan debat tentang situasi HAM di Wilayah Otonomi Xinjiang Uyghur,” ujarnya.

Namun, Febrian menyampaikan bahwa Indonesia berkomitmen untuk menyelesaikan masalah Uighur. Indonesia merasa perlu berperan aktif untuk menjaga kondisi di Uighur.

Baca JugaViral Prajurit Tendang Suporter di Stadion Kanjuruhan, Panglima TNI: Ini Bukan Etik tapi PidanaPak Dahlan Sang Pemuja KTT G20

“Sebagai negara dengan populasi umat Muslim terbesar di dunia dan sebagai demokrasi yang aktif dan dinamis, Indonesia tidak bisa menutup mata terhadap kondisi saudara dan saudari Muslim di bagian dunia lainnya,” katanya.

“Adalah tanggung jawab Indonesia sebagai bagian dari umat Islam, untuk saling menjaga satu sama lain,” sambungnya.

Dia mengatakan ada sejumlah hal yang telah dilakukan Indonesia di kasus Uighur. Seperti hubungan antarkomunitas muslim Indonesia dan muslim Uighur serta diskusi antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah China.

Baca JugaBerikut Pernyataan Ferdy Sambo Bela Putri Candrawathi dan Permohonan Maaf ke Orang Tua Brigadir JPengacara: Ferdy Sambo Sempat Memperlihatkan Amplop, Kuat Ma’ruf Tidak Tahu Isinya

“Komunitas Muslim Indonesia dan masyarakat sipil juga terus memberikan perhatian khusus terhadap situasi umat Muslim Uyghur,” katanya.

“Berkenaan dengan hal ini, dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah melakukan diskusi dengan Pemerintah dan masyarakat Tiongkok terkait pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia umat Muslim Uighur,” ucapnya.

Kirim Komentar

Ketika Sains Melihat Hantu Kenapa Indonesia Tak Dijadikan Negara Islam Saja? Terungkap Alasan Hepatitis Akut Disebut Misterius