SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Ikut Terseret Robot Trading Net89, Begini Klarifikasi Atta Halilintar

Unggahan Instagram Story Atta Halilintar. Foto: Instagram/@attahalilintar
NAMA Atta Halilintar ikut terseret saat bos Robot Trading Net89 dilaporkan ke Bareskrim Polri pada Rabu (26/10). Suami Aurel Hermansyah itu dituding terlibat penipuan investasi ilegal ini dan diduga menerima hasil kejahatan dari robot trading Net89.
Bapak satu anak ini dituding menerima hasil kejahatan dari lelang bandana. Kala itu, bandananya dibeli oleh founder Net89, Reza Atap, seharga Rp 2,2 miliar.
Melalui unggahan IG Story, Atta lantas memberikan klarifikasi terkait masalah tersebut. Atta mengungkapkan bahwa hasil penjualan bandana tersebut digunakan sebagai aksi sosial.

Baca JugaPak Dahlan Sang Pemuja KTT G20Ferdy Sambo Minta Maaf ke Ayah-Ibu Brigadir J: Siap Bertanggung Jawab Atas Perbuatannya

“Lelang barang bersejarah saya yang paling pertama (headband). Tujuan dana hasil lelang itu akan digunakan untuk membantu pembangunan tempat penghafal Al-quran dan juga membantu pembangunan masjid,” ungkap Atta Halilintar, dikutip dari unggahan IG Story miliknya, Kamis (27/10).
Atta menjelaskan bahwa saat itu dirinya tak punya kepentingan untuk menanyakan sumber uang dari pihak yang menawar bandananya. Apalagi lelang tersebut bersifat terbuka.

Baca JugaJPU Minta Hakim Tetapkan Kodir Sebagai Tersangka, ART Ferdy Sambo Ini Dinilai Berbelit dan BerbohongPKB Road to Election, Prabowo-Cak Imin Bertemu di Senayan

“Banyak yang mengikuti lelang itu dan akhirnya ditutup dengan tanggal dan jam yang sudah ditentukan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Atta menegaskan bahwa dirinya tak pernah mengikuti kegiatan investasi robot trading tersebut.
Selain Atta Halilintar, ada empat figur publik Tanah Air lain yang namanya turut terseret. Di antaranya ialah drummer Nidji Adry Prakarsa, motivator Mario Teguh, musisi Kevin Aprilio, dan selebgram Taqy Malik.
Taqy Malik memberikan klarifikasi bahwa ia sama sekali tak terkait dengan bisnis robot trading Net89. Uang yang diterima merupakan hasil lelang sepeda miliknya yang terbuka untuk umum, dan hasil lelang tersebut digunakan untuk pembebasan lahan dan pembangunan masjid.
“Saat itu banyak yang ngebid, dan bid tertinggi dimenangkan oleh Mas Reza Paten. Mana mungkin saat menerima uang tersebut saya bertanya uangnya dari mana? Halal atau tidak? Jadi begitu ya teman-teman, semoga informasi ini jelas dan dapat diluruskan, terima kasih,” ujar Taqy.

Baca JugaBPOM Laporkan Ada 7 Obat Sirup dengan Cemaran Etilen Glikol-Dietilen Glikol di Luar Ambang BatasMasalah Berat Perang Rusia-Ukraina Tidak Terpecahkan di KTT G20 Bali

Laporan didaftarkan oleh kuasa hukum korban, Muhamad Zainal Arifin, di Bareskrim Mabes Polri. Laporan tersebut resmi terdaftar dengan nomor LP/B/0614/X/2022/SPKT/BARESKRIM POLRI.
Pasal yang disangkakan dalam laporan tersebut ialah Pasal 5 ayat (1) Jo Pasal 2 Ayat (1) Undang Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Ada juga Pasal Pasal 45A Ayat (1) Jo Pasal 10 Ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Baca JugaIni Alasan Rusia Tarik Mundur di Wilayah KhersonTwitter Bakal Kenakan Biaya untuk Layanan Twitter Blue, Elon Musk: Biru Seharga 8 Dolar per Bulan

Kelima figur publik tersebut termasuk dalam 134 terlapor lainnya. Sekiranya ada 230 korban yang dengan total kerugian hingga Rp 28 miliar atas kasus dugaan investasi bodong robot trading Net89 ini. (*)

Kirim Komentar

Ketika Sains Melihat Hantu Kenapa Indonesia Tak Dijadikan Negara Islam Saja? Terungkap Alasan Hepatitis Akut Disebut Misterius