SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Ikan Dewa yang Dibawa Para Murid Wali Songo ke Cibulan, Mati Mendadak dalam Jumlah Besar Lalu Dikafani dan Diazani

penampakan ikan dewa yang mati massal di cibulan kuningan 169
Penampakan ikan dewa yang mati massal di Cibulan, Kuningan, Jawa Barat. (Foto: dok. Istimewa)

WARGA Kabupaten Kuningan dibuat heboh dengan matinya ikan dewa yang ada di objek Wisata Cibulan, Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana. Tidak hanya satu, ikan dewa yang mati mendadak tersebut jumlahnya banyak.

Video dan foto yang menunjukkan matinya ikan-ikan dewa tersebut beredar di sosial media, salah satunya di grup facebook ‘Maniskidul’ yang diunggah oleh akun CW.

Dilihat delik.news pada Rabu (31/8/2022), dalam video itu terlihat ikan dewa berukuran besar telah mati dan tampak masih berada di dalam air. Ada juga ikan yang sudah diangkat dan dijejerkan di atas tanah.

Baca JugaAjudan Ferdy Sambo Sebut Draft BAP Sudah Berisi Pertanyaan Beserta Jawaban, Adzan Romer: Kami Disuruh Tanda TanganKemenperin: Kandungan Etilen Glikol dan Dietilen Glikol dalam Obat Sirop Disinyalir Penyebab Gagal Ginjal Akut

Selain itu, ada juga orang yang terlihat sedang menguburkan ikan dewa itu. Ikan dewa tersebut dikuburkan dengan diselimuti kain putih dan diazani layaknya manusia.

Pengelola Wisata Cibulan, H Didi mengatakan jika pihaknya belum bisa memberikan keterangan apapun terkait peristiwa tersebut.

Baca JugaSaid Didu Heran Perhitungan Banjir di Jakarta Skala RT, Cilacap Hanya KecamatanGus Samsudin Jadab Vs Pesulap Merah Berujung Penutupan Padepokan Nur Dzat Sejati

“Kita tidak bisa berstatment apapun kecuali setelah ada kejelasan lab,” jelas Didi dalam keterangannya kepada wartawan.

Kemudian, Didi juga memastikan ika Ikan Dewa yang bertahan di kolam yang sama masih sangat banyak. Saat ini kolam sudah dikuras terlebih dahulu untuk memastikan keamanannya. “Ini musibah, tidak ada yang tahu,” tegasnya.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat, Hermansyah menjelaskan, kemungkinan penyebab matinya Ikan Dewa itu karena perbuahan parameter air yang mendadak.

Baca JugaInilah Wajah 12 Orang Pelaku Pembantaian 4 Pekerja Proyek Jalan Trans Bintuni-MaybratBocorkan Rahasia Negara, Mantan Reporter Pertahanan Rusia Dipenjara 22 Tahun

“Prakiraan penyebab mungkin karena ada fluktuasi parameter air yang mendadak, atau pemberian makanan oleh pengunjung, atau karena zat tertentu lainnya yang ada dalam air pada saat terjadi kematian,” kata Hermansyah, Rabu, 31 Agustus 2022.

Dari hasil pengecekan kualitas air di Objek Wisata Cibulan, hasilnya jika kualitas air memenuhi syarat untuk budi daya ikan tersebut.

“Saat ini sudah dikirimkan sampel ikan yang mati ke BKIPM Cirebon untuk diuji lebih lanjut dan belum ada informasi hasil pengujiannya. Sementara mungkin itu informasi yang didapatkan, apabila ada informasi terbaru akan dikabari secepatnya,” tukas Hermansyah.

Baca JugaMuncul Kembali, Bjorka: Just Wait for The TimePidato Kebangsaan Anies Baswedan Miskin Literasi Internasional

Melansir laman resmi Desa Maniskidul, konon Ikan Dewa ini dari dulu hingga sekarang jumlahnya tidak berkurang maupun bertambah.

Bahkan terdapat kepercayaan, jika barang siapa yang berani mengganggu atau mengambil ikan tersebut maka akan mendapatkan musibah atau kemalangan.

Sementara, Kabid Perikanan di DInas Perikanan dan Peternakan Kuningan, yakni Denny Rianto ini angkat bicara.

Baca JugaKorban Tewas Akibat Kecelakaan Beruntun di Turunan Pasar Kertek Wonosobo Bertambah Jadi 7 OrangTerungkap Pertemuan Empat Mata Jokowi-Megawati Soekarnoputri di Istana Batu Tulis, Salah Satunya Pembahasan Pilpres 2024

“Untuk kejadian kematian ikan dewa ini sangat wajar dan sudah biasa,” kata Deni saat memberikan keterangannya kepada wartawan, Rabu (31/8/2022).

Denny Rianto mengatakan, kasus kematian ikan dewa hingga saat ini masih mencari tahu penyebab matinya ikan-ikan dewa tersebut.

“Namun kematian pada ikan yang hidup di alam seperti di Cibulan wajar terjadi karena perubahan cuaca dan suhu air,” katanya.

Baca JugaKasus Pencabulan Santriwati, Bechi Dituntut 16 Tahun PenjaraTangis Ibu Brigadir J Pecah, Rosti Simanjuntak: Saya Secara Manusia Rasanya Hancur Menerima Duka Ini

Untuk diketahui, ada beberapa ragam cerita dan mitos yang berkembang mengenai ikan Dewa di Cibulan. Kisah ikan Dewa yang dianggap sebagai jelmaan pasukan Prabu Siliwangi yang mana dikenal sebagai sosok pemimpin Kerajaan Pajajaran di Jawa Barat.

Dikutip dari situs resmi Disporapar (Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata) Kabupaten Kuningan, konon ikan Dewa dibawa oleh para murid Wali Songo saat datang ke Cibulan. Murid-murid Wali Songo tersebut pun meninggalkan tujuh buah sumur yang saat itu digunakan untuk berwudhu.

Kemudian tujuh sumur tersebut dianggap keramat dan menjadi simbol harapan manusia dan airnya dipercaya dapat berkhasiat untuk membuat agar tetap awet muda. Tujuh sumur tersebut juga memiliki posisi yang mengelilingi petilasan yang dipercaya sebagai tempat semedi Prabu Siliwangi.

Baca JugaBarcelona Telan Kekalahan 2-0 di Markas Bayern MunchenDrama Leslar: Kisah KDRT Berujung Cinta Bersemi Kembali

Berdasarkan infografis dari situs resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), ikan Dewa dapat dikenal juga dengan nama ikan Torsoro. Nama Torsoro tersebut diambil dari relief yang ada di Candi Borobudur pada tahun 1842. Relief tersebut menggambarkan aktivitas nelayan terdahulu.

Sejarah panjang dari ikan Dewa ini juga membuatnya kerap dianggap sebagai ikan konsumsi yang dapat membawa kemakmuran. Bahkan, ikan keramat ini juga dipercaya sebagai ikan yang memiliki kedudukan tinggi di sosial, karena dianggap sebagai konsumsi para raja di zaman dahulu. Keistimewaan tersebut membuat ikan ini kerap dijadikan menu perayaan dalam tahun baru Imlek. (*)

Kirim Komentar