SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Ganjar Pranowo Kena Semprit, Bagaimana Nasib Relawan?

IMG 20210602 WA0094
Deklarasi Relawan Ganjar Pranowo 2024 usung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden RI 2024

PADA akhirnya Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP menjatuhkan sanksi teguran lisan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkait pernyataan siap menjadi calon presiden (capres) 2024, lalu ke mana ribuan relawan Ganjar Pranowo itu akan berlabuh?

Fenomena munculnya sejumlah relawan pendukung Ganjar Pranowo sebagai capres adalah upaya agar nama gubernur Jawa Tengah itu tetap eksis. Sebab PDIP memberikan sinyal tidak memberikan tiket kepada Gubernur Jawa Tengah itu.

“Jadi itu manuver relawan agar Ganjar tetap eksis. Ketika ditutup PDIP, nama Ganjar harus tetap eksis, oleh karena itu relawan yang jalan. Relawan yang dorong Ganjar,” kata Ujang, Kamis (10/6).

Baca JugaJejak Aktivis Kemerdekaan Papua, Filep Karma Ditemukan Meninggal di Pantai Base G JayapuraBuntut Tragedi Kanjuruan Kapolri Copot Kapolres Malang, Ini Profil AKBP Ferli

Dorongan relawan itu dinilai supaya Ganjar bisa mendapatkan tiket dari partai lain. Serta mempertahankan elektabilitas Ganjar.

Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia’s Democratic Policy, Satyo Purwanto mengatakan, fenomena bermunculannya relawan Ganjar hanya akan semakin mempertajam sinisme dan memperkeruh situasi antara PDIP dan Ganjar.

Baca JugaBPBD Ungkap Penyebab Ambruknya Tembok Gedung MTsN 19 Pondok LabuTim Sepak Bola dari Belanda dan Spanyol Heningkan Cipta Atas Tragedi Kanjuruhan

Padahal kata Satyo, PDIP dikenal sebagai partai yang solid dan realistis, artinya tidak akan terburu-buru untuk mengekspose capresnya, apalagi tidak akan mudah untuk PDIP dipengaruhi oleh gegap gempita deklarasi relawan.

“Kini bahkan relawan Ganjar sudah lebih maju ketimbang PDIP, seolah-olah parpol sudah pasti akan mengusung Ganjar Pranowo,dan situasi seperti ini akan jadi persoalan khususnya untuk PDIP atau bagi parpol lainnya,” kata Satyo.

Eksistensi relawan politik menjadi sebuah fenomena yang kerap ditumpangi kepentingan gelap oleh aktor-aktor politik tertentu. Kemunculan relawan politik seperti halnya mereka yang tergabung di Relawan Ganjar Pranowo, di satu sisi merupakan suatu hal yang wajar dalam praktik politik sebelum Pemilu di Indonesia.

Baca JugaDaden Miftahul Haq Sebut Ferdy Sambo Ucap ‘Tenang Saja Chad, Saya Bela Kamu Walau Pangkat Jabatan Taruhannya’ Usai Bharada E Tembak Brigadir JIbu Brigadir J Minta Putri Candrawathi HP Yosua Dikembalikan, Begini Jawaban Febri Diansyah

Relawan politik ini seperti menemukan tempat baru dan lingkungan baru, terutama pada saat persiapan kompetisi politik pada pemilihan umum secara langsung. Baik dalam pemilihan presiden dan wakil presiden maupun pemilihan kepala daerah.

Jika dilihat pada tataran kehidupan berdemokrasi, eksistensi relawan politik merupakan energi positif dalam percaturan politik dan demokrasi pra-Pemilu, namun kerap ditumpangi praktik politik gelap. Apalagi relawan politik mendukung bakal calon yang masih menjabat atau masih menduduki kursi politik di pemerintahan. Inilah sisi gelap yang memungkinkan terjadinya politisasi jabatan.

Di samping itu, relawan politik menjadi studi penting untuk mendorong partisipasi masyarakat. Bagaimana masyarakat terlibat langsung dalam politik sebagai subjek politik bukan dijadikan sebagai objek politik.

Kirim Komentar