SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Ferdy Sambo: Melejit di Era Tito Karnavian dan Idham Azis, Kini Nasibnya di Ujung Tanduk

6327b1464d065 irjen pol ferdy sambo antvklik
Irjen Pol. Ferdy Sambo

KARIR Ferdy Sambo di kepolisian tercatat melejit di era kepemimpinan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Jenderal Idham Azis, sampai-sampai dia menjadi polisi termuda yang menjabat Kepala Divisi Propam dengan pangkat Inspektur Jenderal Polisi.

Pria kelahiran Barru, Sulawesi Selatan pada 9 Februari 1973 itu mengikuti jejak sang ayah untuk ikut berkarier di kepolisian. Ia menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian dan lulus pada tahun 1994.

Sambo memulai karirnya di bidang reserse kriminal. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Jakarta Barat.

Baca Juga5 Figur Publik Diduga Terlibat Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Robot Trading Net89, Siapa Saja Mereka?Tak Cuma Ade Yunia Rizabani, Christian Rudolf Tobing Niat Habisi 2 Temannya, Target Selamat

Karier Sambo di Polri kemudian melesat. Dia dipromosikan menjadi Kapolres Purbalingga, Jawa Tengah pada 2012. Setahun kemudian, ia kemudian dipilih sebagai Kapolres Brebes.

Tiga tahun berselang, ia kembali berkutat di reserse sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadireskrimum) Polda Metro Jaya.

Baca JugaPolisi Polsek Kembangan Sampaikan Permintaan Maaf Terkait Viral ‘Bicara Dulu Sama Pohon’Menerka di Balik Nama Bjorka

Semasa kepemimpinan Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada tahun 2016, Sambo kemudian dipromosikan sebagai Kepala Subdirektorat (Kasubdit) IV dan Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri.

Di era Tito pula, Sambo pernah dilantik menjadi Koordinator Staf Pribadi Pimpinan (Koorspripim) Polri. Diketahui Spripim Polri bertugas membantu Kapolri/Wakapolri dalam melaksanakan tugas-tugas khusus dan kedinasan.

Pada 2019, Sambo dipercaya mengisi jabatan struktural dalam Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Merah Putih yang baru dibentuk oleh Tito.

Baca JugaKetua Umum JMSI Turut Berduka CitaKasus Narkoba Irjen Teddy Minahasa, Hotman Paris Hutapea Sebut Ada Konspirasi AKBP Doddy-Linda

Dalam surat perintah (sprin) nomor Sprin/681/III/HUK.6.6/2019 tertanggal 6 Maret 2019, Tito menyerahkan posisi Kepala Satgasus Merah Putih kepada Kabareskrim Polri saat itu Komjen Idham Azis. Sementara Ferdy Sambo ditugaskan sebagai Sekretaris Satgasus.

Saat Kapolri dijabat Idham Azis, Sambo mengalami kenaikan pangkat sebagai Perwira Tinggi (Pati) Polri. Ia dipercaya untuk mengisi jabatan sebagai Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri dengan pangkat Brigadir Jenderal.

Pada tahun yang sama pula, Idham melantik Sambo untuk mengisi posisi Ketua Satgasus Merah Putih lewat Sprin/1246/V/HUK.6.6/2020.

Baca JugaRangkuman Isi Laporan TGIPF KanjuruhanTim Advokasi KM50 Sambangi Mabes Polri Serahkan Bukti Baru Kasus Tewasnya 6 Laskar FPI Pengawal Habib Rizieq Shihab

Setahun berselang di usianya yang baru 47 tahun, Idham kembali memberikan promosi kepada Sambo. Ia diangkat sebagai Inspektur Jenderal dengan jabatan Kadiv Propam Polri.

Posisi Sambo sebagai Kasatgassus Merah Putih kemudian kembali diperpanjang hingga akhir 2022. Keputusan itu tertuang melalui Sprin/1583/VII/HUK.6.6./2022. Surat tersebut berlaku mulai 1 Juli 2022 hingga 31 Desember 2022.

Kini nasib Ferdy Sambo berada di ujung tanduk usai banding atas sanksi pemecatan yang diajukannya ditolak Komisi Kode Etik Polri (KKEP).

Baca JugaPolisi Hentikan Konser Musik Group Boyband NCT127 di ICE BSD, Ini PenjelasannyaSiapa Sosok Ismail Bolong Sebenarnya?

Mabes Polri menyatakan sudah tidak ada lagi upaya hukum yang bisa ditempuh untuk menghindari sanksi pemecatan akibat keterlibatannya di kasus pembunuhan Brigadir J. Keputusan KKEP itu bersifat final dan mengikat. (*)

Kirim Komentar