SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Engga Usah Gaduh Soal Parasetamol, Ini Penegasan BPOM

1665449867154
Kepala BPOM Penny K Lukito

PERNYATAAN Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) terkait sirup parasetamol sempat bikin gaduh meski belakangan telah diklarifikasi. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI sebelumnya telah menyampaikan penegasannya.

IDAI mencatat hingga kini sudah ada 192 kasus gangguan ginjal akut misterius. Provinsi DKI Jakarta masih menjadi penyumbang terbanyak yakni 50 pasien, disusul Jawa Barat 24 kasus, dan Jawa Timur 24 kasus.

Kemunculan laporan gangguan ginjal akut misterius memicu kekhawatiran disebabkan oleh sirup paracetamol, seperti yang beredar di Gambia, Afrika Barat. Sirup tersebut belakangan dikaitkan dengan meninggalnya 70 anak akibat gagal ginjal akut lantaran temuan kandungan dietilen glikol (DEG) dan etilen glikol (EG).

Baca JugaBareskrim Polri Periksa 2 Pejabat BPOM Terkait Kasus Gagal Ginjal AkutBongkar Kebaya Merah Ditemukan 92 Video Porno 100 Foto Telanjang, Pesan Konten Syur di Twitter

Dalam klarifikasinya, Ketua Pengurus Pusat IDAI dr Piprim B Yanuarso telah meluruskan pernyataan sebelumnya. Ia menegaskan tidak ada larangan untuk minum sirup parasetamol, namun mengingatkan untuk tidak sembarangan minum obat.

Baca juga: Klarifikasi IDAI soal Gagal Ginjal: Tak Ada Larangan Minum Sirup Parasetamol!
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) dalam kesempatan sebelumnya menjelaskan dua kandungan tersebut, DEG dan EG, memang sudah dilarang dalam penggunaan seluruh obat sirup anak maupun dewasa saat registrasi persyaratan izin obat. Karenanya, obat yang terdaftar di BPOM RI dipastikan aman.

Baca JugaSopir Ambulans Lihat Jasad Brigadir J, Wajah Yosua Masih Kenakan Masker dan Tubuhnya Berlumuran DarahIni Perbedaan Antara Dakwaan dan Eksepsi Ferdy Sambo Soal Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir J

Pihaknya juga sudah melakukan pengawasan ketat dalam peredaran obat sirup seperti yang beredar di Gambia. Keempat obat sirup yakni Promethazine Oral Solution, Kofexmalin Baby Cough Syrup, Makoff Baby Cough Syrup, Magrip N Cold Syrup juga dipastikan tidak terdaftar di BPOM RI.

“BPOM melakukan pengawasan secara komprehensif pre- dan post-market terhadap produk obat yang beredar di Indonesia. Berdasarkan penelusuran BPOM, keempat produk yang ditarik di Gambia tersebut tidak terdaftar di Indonesia, dan hingga saat ini produk dari produsen Maiden Pharmaceutical Ltd, India tidak ada yang terdaftar di BPOM,” demikian penegasannya dari keterangan resmi Rabu (19/10/2022). (*)

Kirim Komentar