SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Direktur Badan Intelijen Luar Negeri Rusia: Ada Jejak Barat Terkait Sabotase Nord Stream

NWQ3MTRjNWQtMjE
Direktur Badan Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR) Sergey Naryshkin

DIREKTUR Badan Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR) Sergey Naryshkin mengatakan, Rusia terus mengumpulkan fakta mengenai sabotase terhadap Nord Stream, tetapi beberapa data tidak langsung menunjukkan jejak Barat.

Dia membuat pernyataan itu dalam sebuah wawancara di program saluran televisi Rossiya-1 berjudul ‘Moskow, Kremlin, Putin’.

“Kami terus mengumpulkan fakta. Selama ini tidak langsung. Tapi data tidak langsung, baik data yang sudah dipublikasikan sebelumnya maupun data yang belum ada di ranah publik, tentu saja mengarah ke jejak Barat,” jelasnya, melansir TASS 3 Oktober.

Baca JugaKPI Minta Pihak Televisi dan Radio Tidak Mengundang Pelaku KDRTDPW Partai Amanat Nasional Kalsel Deklarasi Dukung Ganjar Pranowo Jadi Capres 2024

Pekan lalu, Naryshkin mengatakan Moskow memiliki materi yang mengindikasikan Barat memiliki peran, dalam kebocoran pipa bawah laut Nord Stream.

“Kami memiliki materi yang mengarah ke jejak Barat dalam organisasi dan pelaksanaan aksi teroris ini,” kantor berita Interfax mengutip Naryshkin.

Baca JugaIPW Duga Bareskrim Lindungi Mantan Dirkrimsus Polda Sumsel yang Terima Rp500 Juta Per Bulan dari Mantan Kapolres OKU TimurLPSK Ungkap Kesaksian di Sidang Etik AKBP Jerry Siagian, Mulai dari BAP hingga Perlindungan Putri Candrawathi

Pernyataan Naryshkin adalah tuduhan paling langsung terhadap Barat dari seorang pejabat senior Rusia. Dia tidak mengatakan bukti apa yang dimiliki Rusia.

Diketahui, Uni Eropa sedang menyelidiki penyebab kebocoran di jalur pipa Nord Stream 1 dan 2 yang dipimpin Gazprom, mengatakan mereka mencurigai adanya sabotase di balik kerusakan di lepas pantai Denmark dan Swedia.

Menteri Energi Swedia mengatakan pada Hari Jumat, ‘sangat mungkin’ serangan terhadap jaringan pipa dilakukan dengan sengaja.

Baca JugaFakta-fakta Terbaru Berdendang Bergoyang Festival Musik hingga 2 Orang Jadi TersangkaKalahkan Lazio 2-1, Napoli Tendang AC Milan di Puncak Klasemen Serie A

Baik Nord Stream 1 atau 2 tidak beroperasi ketika retakan ditemukan pada Hari Senin pekan, tetapi keduanya mengandung gas. Nord Stream AG, operator pipa Nord Stream 1 mengatakan pihaknya memperkirakan kebocoran gas akan berhenti pada Hari Senin, tetapi belum dapat mengakses area tersebut untuk menilai kerusakan. (*)

Kirim Komentar