SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Cermati Langkah Anies Baswedan Saat Bertemu AHY di Kantor Demokrat

989841 03380707102022 Anies AHY DEM RMOL
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono/RMOL

DIREKTUR Eksekutif Indonesian Presidential Studies (IPS) Nyarwi Ahmad menilai Anies Baswedan memberi sinyal kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono untuk menjadi calon wakil presidennya pada saat keduanya bertemu di kantor DPP Partai Demokrat hari ini, Jumat, 7 Oktober 2022. Meskipun demikian, Partai Demokrat dinilai masih memiliki banyak pekerjaan rumah.

Nyarwi melihat sinyal itu dari ucapan Anies yang menyatakan bahwa sambutan hangat Partai Demokrat menandatakan bahwa mereka siap untuk berjalan bersama-sama ke depannya.

“Pernyataan itu menurut saya bisa juga dianggap sebagai kode yang mengindikasikan peluang AHY untuk bisa mendampingi Anies Baswedan sebagai Cawapres makin besar,” kata Nyarwi dalam keterangan tertulisnya.

Baca JugaKPK Periksa 2 Saksi Terkait Kasus Lukas Enembe, Mahasiswi dan Direktur Asia Cargo AirlineSaid Abdullah Jadi Sorotan Publik Usai Beredarnya Video Lawas Terlihat Santai Mengisap Rokok di Private Jet, Rizal Ramli Geram

Dosen Komunikasi Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada itu menyatakan peluang AHY juga sangat kuat karena Partai NasDem membebaskan Anies untuk memilih wakil presidennya.

Selain itu, “Dari aspek personality, keduanya juga tampak memiliki ‘chemistry’ yang kuat,” kata Nyarwi.

Baca Juga5 Terduga Provokator Saat Aksi Tolak Harga BBM di Patung Kuda, Polisi: Bukan Anarko atau Massa Aksi 1209Ferdy Sambo Bantah Terlibah Konsorsium 303, Begini Tanggapan Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J

Dua faktor yang bisa mempengaruhi peluang AHY menjadi pendamping Anies

Meskipun demikian, Nyarwi menilai masih ada dua faktor yang bisa mempengaruhi peluang AHY menjadi pendamping Anies Baswedan pada Pilpres 2024. Faktor pertama, menurut dia adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Pertama dukungan dari parpol-parpol lain yang potensial menjadi mitra koalisi Nasdem, khususnya PKS. Pertanyaannya, sejauh mana PKS rela kehilangan tiket Cawapres jika Anies memilih AHY sebagai Cawapresnya.” ungkap Nyarwi.

PKS memang disebut sebagai satu dari tiga partai politik yang akan mengusung Gubernur DKI Jakarta itu pada Pilpres 2024. PKS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pun telah menyatakan deklarasi dukungannya terhadap Anies Baswedan sebagai capres 2024 pada Rabu, 5 Oktober 2022.

Baca JugaBripka RR Ungkap Fakta Baru, Brigadir J Tidak Masuk Secara Paksa ke Kamar Putri CandrawathiVideo Pengakuan Mata-mata: Cecile Kohler-Jacques Paris Dirilis Sebelum Prancis Imbau Warganya Tinggalkan Iran

Baca juga: Anies Baswedan Bertemu AHY, Koalisi Partai Demokrat, Partai NasDem dan PKS Disebut Sudah 90 Persen

Menurut Nyarwi, PKS merupakan salah satu partai di Indonesia yang dikenal sangat getol untuk memajukan kader internalnya untuk maju sabagai kandidat dalam berbagai kontestasi pemilihan.

“Kalau melihat kecenderungan seperti ini, maka nasib AHY untuk menjadi Cawapres Anies, akan berada di tangan pimpinan PKS, khususnya Majelis Syuro PKS.” kata dia.

Baca JugaJokowi Pastikan Stadion Kanjuruhan Bakal DiruntuhkanBIN Bantah Budi Gunawan Terlibat Penersangkaan Lukas Enembe Terkait Kasus Korupsi di Papua

Elektabilitas AHY dinilai masih datar

Faktor kedua, menurut dia, terkait dengan elektabiltas AHY sebagai Cawapres. Berdasarkan data-data survei yang dirilis oleh lembaga-lembaga riset kredibel, akselerasi tingkat elektabilitas AHY sebagai Capres maupun Cawapres masih cukup datar sejauh ini.

“Jika elektabilitas AHY, sebagai sosok Cawapres, beberapa bulan ke depan bisa lebih ‘meroket’, maka peluang dia tentu akan lebih besar untuk dipilih sebagai Cawapres Anies.” ungkap Nyarwi.

Karena itu, dia menilai Partai Demokrat masih memiliki pekerjaan rumah yang besar untuk menjamin AHY sebagai pendamping Anies. Pekerjaan rumah pertama adalah memantapkan komunikasi dengan Partai NasDem dan PKS sebagai calon mitra koalisi, kedua mengatrol elektabilitas putra sulung Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.

Baca JugaAdzan Romer Sebut Senjata Api yang Dijatuhkan Ferdy Sambo Bukan Glock 17, Melainkan Jenis HSTerlilit Utang, Ibu Gantung Diri di Pinrang Racuni Anak Sebelum Tewas, Berikut Ini Faktanya

“Tanpa usaha-usaha tersebut, maka peluang AHY untuk mendapatkan tiket Cawapres mendamping Anies masih belum aman,” kata dia.

Dalam pertemuan antara Anies Baswedan dengan AHY hari ini, Partai Demokrat memang belum mendeklarasikan mantan Menteri Pendidikan itu sebagai calon presiden mereka. Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng, menyatakan bahwa Anies masih harus berkeliling ke calon partai koalisi lainnya. (*)

Kirim Komentar