SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Bharada E Tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Jalani Sidang Lanjutan Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir J, Ada 12 Orang Saksi

Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E

BHARADA Richard Eliezer atau Bharada E tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (25/10), untuk mengikuti sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Bharada E datang pada pukul 08.26 WIB dengan dikawal ketat petugas, termasuk dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Ia mengenakan baju hitam pendek dibalut rompi tahanan merah.

Bharada E hari ini akan menjalani sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi. Ada 12 orang saksi yang diperiksa dalam persidangan hari ini.

Baca JugaHanya Relawan Abal-Abal Yang Dukung Jokowi Kudeta Kursi Ketum PDI PerjuanganCendekiawan Muslim Berpengaruh Dunia, Sheikh Yusuf Al Qaradawi Wafat

Mereka berasal dari pihak keluarga Brigadir J, yakni Kamarudin Simanjuntak, Samuel Hutabarat, Rosti Simanjuntak, Marezal Rizky, Yuni Artika Hutabarat, dan Devianita Hutabarat.

Kemudian Novitasari Nadea, Rohani Simanjuntak, Sanggah Parulian, Rosline Emika Simanjuntak, Indrawanto Pasaribu, dan Vera Mareta Simanjuntak.

Baca JugaIntelijen Polisi Yongsan Ditemukan Tewas Diduga Bunuh Diri Usai Tragedi ItaewonYanto Irianto Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum dari Unissula

Dalam persidangan sebelumnya, Bharada E tidak mengajukan nota keberatan atau eksepsi, sehingga sidangnya sudah memasuki tahap pemeriksaan saksi.

Adapun Bharada E didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo, Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada 8 Juli 2022.

Bharada E diduga melakukan tindak pidana pembunuhan berencana bersama-sama dengan Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf.

Baca JugaLesti Kejora Dikabarkan Alami Kerongkongan Geser Diduga Efek Dicekik Rizky BillarSuara PAN Semakin Anjlok, Siapkah Zulhas Tancap Gas di Pemilu 2024?

Atas perbuatannya tersebut, Bharada E didakwa melanggar Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP subsider Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. (*)

Kirim Komentar