SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Benny K Harman: Saya Hanya Dengar, Ada ‘Genderuwo’ Tak Ingin Pak Anies Maju Jadi Capres 2024

202205301444 main.cropped 1653896671
Politisi Demokrat sekaligus Anggota DPR RI, Benny Kabur Harman

WAKETUM Partai Demokrat Benny K Harman berbicara mengenai kans Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pilpres 2024. Benny mengaku mendengar ada upaya penjegalan Anies.

Ia menyebut pihak yang ingin menjegal Anies adalah genderuwo yang tak jelas berasal dari mana. Benny mengatakan genderuwo ini tak ingin Anies maju sebagai Capres 2024.

“Saya hanya dengar saja. Ada genderuwo. Genderuwo ini adalah suara yang tidak jelas asal usulnya. Yang tidak menghendaki Pak Anies menjadi calon presiden,” kata Benny di JCC, Senayan, Jumat (16/9).

Baca JugaMantan Jurnalis TV Pemerintah Kecam Invasi Kremlin, Marina Ovsyannikova Berhasil Kabur dari Tahanan RumahEkonomi Ambruk hingga Banyak Persoalan di Indonesia, Ini Resep Benny K Harman

Ia menyebut ada kekuatan tak terlihat yang berupaya menjegal Anies. Namun, Benny mengaku tak mengetahui dari mana kekuatan itu berasal.

“Saya tidak tahu. Tapi yang penting ada invisible power. Invisible hand yang ingin menjegal,” ucap anggota komisi III DPR ini.

Baca JugaMoeldoko Sebut Insiden Perempuan Berpistol di Depan Istana Merdeka: Senjata Rakitan, Ada Selongsong, Proyektil Tidak AdaDari Perjalanan Kupang-Alor, Kapal Cantika Express 77 Terbakar Telan Korban 14 Orang Meninggal Dunia

Benny menjelaskan upaya penjegalan Anies bisa dilakukan dengan cara apa saja, termasuk kasus hukum. Apakah terkait pemeriksaan Anies di KPK? Benny enggan bicara lugas.

“(Upaya) bisa macam-macam. Pasti targetnya seperti itu (sebelum kontestasi),” kata dia.

Anggota Komisi III DPR menyinggung pemerintah juga punya peran dalam menghambat munculnya calon baru di Pemilu 2024.

Baca JugaKuasa Hukum Putri Candrawathi, Febri Diansyah: Rekayasa Tembak-Menembak di Duren Tiga Bertujuan untuk Selamatkan Bharada ETim CCTV KM 50 Jadi Saksi Sidang Lanjutan Kasus Merintangi Penyidikan Pembunuhan Brigadir J

“Ya itu tadi ada invisible power yang mengganggu yang tidak ingin ada koalisi di luar yang dikehendaki oleh penguasa sekarang ini kan. Itu sudah jelas ada kan. Makanya kita menyampaikan sinyal itu,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan banyak DPC Demokrat yang mendorong Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Anies maju dalam Pilpres 2024. Namun, hal ini belum diputuskan partai.

“Realitasnya banyak DPC, DPD yang menghendaki Ketum kami maju dalam kontestasi pimpinan nasional. Itu faktanya. Apakah sebagai nomor satu atau dua itu silakan aja. Tapi itu kan partai yang berkembang di sini,” tutup Benny. (*)

Kirim Komentar

Ketika Sains Melihat Hantu Kenapa Indonesia Tak Dijadikan Negara Islam Saja? Terungkap Alasan Hepatitis Akut Disebut Misterius