SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Begini Awal Mula Ferdy Sambo Minta BAP Putri Candrawathi di Polres Jakarta Selatan Tidak Tersebar

penampakan putri candrawathi saat rekonstruksi kasus brigadir j dok youtube polri 1 169
Foto: Penampakan Putri Candrawathi saat rekonstruksi kasus Brigadir J (dok. YouTube Polri)

TERDAKWA Ferdy Sambo pertama kali melaksanakan sidang kasus dugaan pembunuhan Berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada Senin (17/10/2022) lalu.

Dalam persidangan tersebut Jaksa Penuntut Umum membacakan Surat Dakwaan dan menyebutkan jika Ferdy Sambo meminta agar berita acara pemeriksaan (BAP) milik Putri Candrawathi tidak tersebar.

BAP tersebut merupakan laporan Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi terkait dugaan pelecehan seksual di Polres Metro Jakarta Selatan.

Baca JugaPengamat: Kegiatan Intelijen Asing di KTT G20 Adalah Hal yang Biasa, Tapi Indonesia Harus Tetap WaspadaSederet Spekulasi Warga Soal Penyebab Tragedi Halloween di Itaewon

Bermula pada tanggal 09 Juli 2022 terdakwa Ferdy Sambo meminta Saksi Putri Candrawathi membuat laporan polisi ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan pelecehan yang dilakukan oleh Brigadir J kepadanya.

“Bahwa pada tanggal 09 juli 2022 setelah kejadian perampasan nyawa korban Nofriansyah Yosua Hutabarat, terdakwa Ferdy Sambo S.H.,S.IK.,MH. meminta saksi Putri Candrawathi selaku istri terdakwa Ferdy Sambo S.H.,S.IK.,MH. agar membuat laporan polisi” kata jaksa.

Baca JugaTeka-teki Keluarga Kalideres Sempat Jual Barang di Rumah Sebelum TewasSiap Gandeng Relawan Capres Lainnya, Ketua RGP2024: Kampanye Pilpres Tanpa Buzzer Tetap Seru

Pada saat melapor disebutkan jika Putri Candrawathi memberikan keterangan yang dituangkan secara tertulis sebagai pelapor/korban dengan keterangan peristiwa pelecehan di Duren Tiga no. 46 yang dilakukan terlapor Nofriansyah Yosua Hutabarat kepada Putri Candrawathi padahal diketahuinya keterangan tersebut merupakan keterangan yang tidak benar.

Kirim Komentar