SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Azrul Ananda Mundur dari Persebaya, Bonek: Kami Menolak, Pak!

Logo Bonek
Logo Bonek (Wikipedia)

SEBAGIAN Bonek menolak Azrul Ananda mundur dari jabatan Presiden dan CEO Persebaya Surabaya dalam konferensi pers di Surabaya, Jumat (16/9).

Azrul memutuskan mundur dari jabatan Presiden Persebaya. Keputusan itu diambil Azrul menyusul tiga kekalahan beruntun di Liga 1 dan kerusuhan yang terjadi usai Persebaya dikalahkan Rans Nusantara FC di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (15/9).

“Saya pernah bilang Persebaya menjadi juara dengan cara yang benar, di tengah situasi yang kita tahu, mungkin cara saya ini kurang disukai atau kurang cocok dengan harapan semua. Jadi karena itu saya membuat keputusan bahwa saya akan mengundurkan diri dari CEO Persebaya,” ujar Azrul.

Baca JugaInsiden Kecelakaan di China, Tesla Kehilangan KendaliRudal Jatuh di Desa Przewodow: Polandia Salahkan Rusia, Amerika Serikat Sebut Ditembakkan oleh Pasukan Ukraina

Dalam konferensi pers yang dihadiri media dan perwakilan Bonek itu, Azrul juga mendapat penolakan. Salah satu Bonek yang hadir dalam konferensi pers mengatakan menolak pengunduran diri Azrul.

“Dengan adanya CEO mengundurkan diri dengan kejadian [rusuh] baru kemarin, itu terlalu dini. Jadi kalau memang pak Azrul memutuskan untuk mundur, kami sebagian Bonek juga punya tuntutan menolak Azrul untuk mundur,” ucap salah satu Bonek.

Baca JugaBerikut Daftar Rekomendasi TGIPF Terkait Tragedi KanjuruhanPemakaman Azyumardi Azra di TMP Kalibata Dihadiri Menko PMK, Alwi Shihab, Akbar Tanjung, hingga AHY

Azrul kemudian merespons tuntutan salah satu Bonek itu. Putra dari Dahlan Iskan itu mengatakan keputusannya untuk mundur dari Persebaya sudah bulat.

“Mohon maaf saya tidak punya impian politik, jadi saya mengambil keputusan ini dengan tenang. Karena ini urusan korporasi, ini tanggung jawab prestasi. Kalau saya punya impian politik, sangat sulit saya mengambil keputusan ini,” ujar Azrul.

Namun salah satu Bonek yang hadir kemudian berteriak: “Kami menolak, Pak.”

Baca JugaTeka-Teki Motif Pembunuhan Brigadir J, Pelecehan Seksual atau Perselingkuhan?Pakar Ingatkan Bom Kotor Nuklir di Ukraina Bakal Berdampak ke 9 Negara

“Tolong saya tidak ingin ada perdebatan, saya tidak mau ada dukungan, tidak. Itu berarti saya memecah belah Persebaya. Saya mungkin bukan CEO lagi, tapi saya akan berusaha semaksimal mungkin memberi jalan Persebaya lebih baik lagi, ucap Azrul dalam responsnya.

Azrul kemudian berjanji tidak akan membiarkan Persebaya terbengkalai dalam transisi hingga tim Bajul Ijo memiliki Presiden klub yang baru. (*)

Kirim Komentar

Ketika Sains Melihat HantuKenapa Indonesia Tak Dijadikan Negara Islam Saja?Terungkap Alasan Hepatitis Akut Disebut Misterius