SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Arema FC Sampaikan Duka dan Bertanggung Jawab Atas Musibah di Kanjuruhan

Twitter Arema FC

MANAJEMEN Arema FC sudah membuat pernyataan terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan. Berikut pernyataan dari klub berjulukan Singo Edan.

“Arema FC menyampaikan duka mendalam atas musibah di Kanjuruhan. Manajemen Arema FC turut bertanggung jawab untuk penanganan korban baik yang telah meninggal dunia dan yang luka-luka,” ungkap Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris, di situs resmi klub.

“Manajemen juga akan membentuk crisis center atau posko informasi yang menghimpun dan menerima laporan untuk penanganan korban yang dirawat di rumah sakit,” tambah Haris.

Baca JugaTim Investigasi Khusus Kasus Tragedi Halloween Itaewon Geledah 55 Lokasi, Termasuk Kantor Kepala Badan Kepolisian Nasional dan Kepala Badan Kepolisian Metropolitan SeoulHasil Analisis Sementara Polri Terkait 34 CCTV di Stadion Kanjuruhan

Arema FC harus menelan kekalahan 2-3 dari Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam WIB. Aremania yang tak terima dengan hasil tersebut berbuat onar dengan masuk ke lapangan.

Tak cuma menginvasi lapangan, mereka juga merusak mobil polisi dan membakar benda-benda yang ada di dalam stadion. Ulah suporter tersebut sampai memaksa pihak aparat keamanan memukul mundur, termasuk memakai gas air mata.

Baca JugaRangkuman Isi Laporan TGIPF KanjuruhanSuara PAN Semakin Anjlok, Siapkah Zulhas Tancap Gas di Pemilu 2024?

Korban jiwa kemudian tak terhindarkan. Info dari kepolisian setempat sejauh ini sudah 127 orang yang meninggal dunia imbas dari tragedi di Kanjuruhan.

“Kepada keluarga korban, manajemen Arema FC memohon maaf sebesar-besarnya serta siap memberikan santunan. Manajemen siap menerima saran masukan dalam penanganan pascamusibah agar banyak yang diselamatkan,” pungkas Abdul Haris. (*)

Kirim Komentar