SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Anies Baswedan Ungkap Saringan Sampah Sungai Ciliwung Mampu Cegat 20 Ton Per hari yang Penuhi Pintu Air Manggarai dan Karet

cegah sampah menumpuk di pintu air manggarai anies bangun saringan di perbatasan ibu kota 142122
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengunjungi proyek pembangunan saringan sampah Kali Ciliwung segmen TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (26/9). (Foto: Twitter @aniesbaswedan).

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan, saringan sampah Kali Ciliwung mampu mencegat sampah lebih dari 20 ton per hari yang selalu memenuhi Pintu Air Manggarai dan Karet.

“Ketika dibuat saringan di Kali Ciliwung, yang Insya Allah di Desember selesai, harapannya Pintu Air Manggarai-Karet lebih terhindar dari potensi sampah yang masuk lewat Ciliwung dan lain-lain,” kata Anies saat acara “Apresiasi Masyarakat Peduli Lingkungan” di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Selasa malam, 11 Oktober 2022.

Anies mengatakan, banjir terjadi ketika sampah tidak disaring, membuat permukaan air Pintu Air Manggarai dan Karet meningkat. Ketika meningkat, maka Kanal Banjir Barat yang menjadi tempat muara Sungai Mampang, Sungai Krukut, kemudian menjadi melambat karena permukaan di Kanal Banjir Timur meningkat.

Baca JugaMAH Tersangka Kasus Bjorka Dikenakan Wajib Lapor, Begini Penjelasan PolriIni Perbedaan Antara Dakwaan dan Eksepsi Ferdy Sambo Soal Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir J

“Dengan adanya saringan sampah di Kali Ciliwung, sampah-sampah yang terbawa oleh sungai akan berhenti di pintu air,” kata Anies.

Saringan sampah ini juga berpotensi mengurangi volume sampah di Kali Ciliwung mencapai 52 ton per hari.

Baca JugaMuncul Kembali, Bjorka: Just Wait for The TimeGas Air Mata Kadaluwarsa, Riset Jurnal Inggris Sebut Berpotensi Bahaya

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Asep Kuswanto berharap dengan saringan sampah yang dibangun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang ditargetkan pada Desember selesai, semua sampah yang mengalir di Ciliwung bisa ditampung di saringan tersebut.

Sebelumnya, Anies Baswedan mengimbau warga menerapkan kebiasaan memilah sampah, seperti di “Jakarta Recycle Center” (JRC) sebagai Pusat Daur Ulang Sampah Terpadu, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Pemilahan sampah di kawasan Pesanggrahan ini dinilai sudah berhasil mereduksi sampah sampai sebanyak 60 hingga 70 persen. Pernyataan itu disampaikan Anies di depan lebih dari 3.700 Ketua Bidang Pengelolaan Sampah RW dan nominator peraih “Apresiasi Masyarakat Peduli Lingkungan” se-DKI Jakarta. (*)

Kirim Komentar