SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Ajudan Ferdy Sambo Ungkap 3 Senjata Api yang Selalu Jadi Pegangan Ferdy Sambo

644894735
Daden Miftahul Haq di PN Jaksel. ( PMJ News)

SAKSI Daden Miftahul Haq mengungkapkan tiga senjata api yang selalu menjadi pegangan Ferdy Sambo saban harinya. Tiga senjata tersebut jenis pistol dengan peluru kaliber 45 milimeter (mm), dan 9 mm. Namun dikatakan Daden, tiga jenis senjata api tersebut, jarang digunakan selain untuk kompetisi tembak-menembak antaranggota Polri.

Hal tersebut dikatakan Daden saat kembali dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan pembunuhan Brigadir Nofriansyah Joshua Hutabarat (J) yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Selasa (8/7).

Daden adalah satu dari delapan ajudan Ferdy Sambo. Dalam sidang tersebut, kembali menghadirkan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi sebagai terdakwa. Tiga senjata api pegangan Ferdy Sambo tersebut, Daden terangkan setelah hakim menanyakan tentang senjata api pegangan Ferdy Sambo.

Baca JugaFerdy Sambo Disebut Kenakan Seragam Lengkap Saat Kejadian Penembakan Brigadir JBus Terbakar 12 Penumpang Tewas di Nashik

“Di dalam mobil terdakwa selalu ada senjata api?,” begitu tanya Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santosa kepada Daden.

Daden memastikan senjata api memang kerap ada di dalam mobil karena menjadi pegangan saban hari Ferdy Sambo. “Kalau senjata milik bapak, iya yang mulia,” ujar Daden.

Baca JugaAdzra Nabila Terseret Banjir Bogor, Mahasiswi IPB Ditemukan di Jakarta BaratTerungkap Fakta Baru Kematian 4 Orang Sekeluarga di Kalideres

Ia menerangkan, ada tiga jenis senjata api yang selalu dibawa oleh Ferdy Sambo. “Itu ada Wilson Combat dengan kaliber 45 mm, dan Cabot juga dengan kaliber 45 mm,” begitu terang Daden.

Untuk pistol Cabot, kata Daden, selalu berada di dalam kopel. Sedangkan satu pistol jenis lainnya, adalah Kimber. “Itu hanya ada di tas kecil saja yang mulia,” terang Daden.

Pistol kecil itu, menggunakan peluru 9 mm. Sedangkan untuk para ajudan, dikatakan Daden, pegangan senjata api berbeda-beda. Daden sendiri, dikatakan dia, seperti Bharada Richard Eliezer (RE) yang memegang Glock-17.

Baca JugaKuasa Hukum AKBP Doddy Prawiranegara Ungkap Adanya Bukti WA ‘Pisahkan Seperempat’ Irjen Teddy MinahasaAKBP Arif Rachman Arifin Hanya Tertunduk, Ferdy Sambo: Kenapa Kamu Tidak Berani Tatap Mata Saya?

Beberapa ajudan lainnya, kata Daden, ada yang dibekali senjata pistol HS, ada juga yang memakai Sig Sauer. Adapun laras panjang, jenis MPX, dikatakan Daden, beberapa ajudan yang mengawal Ferdy Sambo juga ada. “Untuk laras panjang selalu ada di depan ajudan,” jelas Daden menambahkan.

Daden menerangkan, tiga pistol pegangan Ferdy Sambo itu tak selalu terisi. “Selama saya piket, saya tidak pernah melihat langsung senjata itu digunakan. Hanya saja saya mendapatkan informasi, itu digunakan saat lomba (menembak) di Korps Brimob, yang mulia,” begitu kata Daden.

Dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J, ditemukan lima bekas luka tembak. Empat tembakan tembus. Salah satunya di kepala bagian belakang yang tembus ke bagian hidung. Dalam dakwaan terungkap penembak Brigadir J adalah Bharada RE, menggunakan pistol Glock 17. Penembakan itu atas perintah Ferdy Sambo.

Baca JugaSidang Irfan Widyanto, Saksi Ungkap Saat Pemeriksaan CCTV di Puslabfor Polri, CCTV Ternyata Kosong dan Tidak Bisa DiaksesIstilah Tidak Lazim Dibuat oleh Penyelenggara seperti Pilar Negara, Potensi Penyelewengan Pengetahuan Tentang Pancasila

Ferdy Sambo, pun dikatakan ikut melakukan penembakan menggunakan senjata pistol HS. (*)

Kirim Komentar