SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Ada 4 Penerbangan di Bulan November, Garuda Indonesia dan Lion Air Mendarat di Bandara Internasional Kertajati

1641800958
Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat. (Foto: Ist)

MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Bandara Internasional Kertajati, Majalengka. Kunjungan tersebut untuk meninjau kesiapan Bandara dalam melayani penerbangan komersial pada November-Desember 2022 mendatang.

Terkait persiapan ini, Kemenhub telah berkoordinasi dengan sejumlah maskapai seperti Garuda Indonesia dan Lion Air. Direncanakan akan ada empat penerbangan pada November, lalu bertambah jadi delapan penerbangan di Desember.

“Untuk persiapannya, kami telah berkoordinasi dengan sejumlah maskapai yakni Garuda Indonesia dan Lion Air. Insyaallah untuk pertama ada 4 (empat) penerbangan. Pada Desember nanti bertambah menjadi 8 (delapan) penerbangan. Paling tidak ada 2 penerbangan untuk umrah, “kata Budi dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (16/9/2022).

Baca JugaTwitter di Bawah Kendali Elon MuskGeledah di Kediaman Pemeran Wanita Kebaya Merah, Ada Kartu Kuning AH Jadi Pasien RSJ di Surabaya

Dalam tinjauannya, Budi mengajak Dubes Denmark untuk Indonesia Lars Bo Larsen untuk melihat langsung aktivitas di Bandara Kertajati. Budi meyebut Bandara Kertajati bersiap untuk meningkatkan konektivitas udara.

Menhub mengatakan, setelah terdampak pandemi COVID-19, Kemenhub bersama para stakeholder penerbangan telah melakukan upaya pemulihan dengan membuka penerbangan komersial dari Bandara Kertajati ke sejumlah daerah seperto Kalimantan dan Bali.

Baca JugaBerikut Daftar Lembaga yang Sempat Dibobol BjorkaLabfor Polri Dalami 6 Titik CCTV, 6 Pintu Stadion Kanjuruhan Tidak Dikunci tapi Ukurannya Kecil

“Kita juga menunggu tersambungnya jalan tol dari Bandung pada bulan Oktober. Insha Allah pada Desember Bandara Kertajati sudah mulai ramai,” ujar Budi.

Lebih lanjut Menhub mengungkapkan, Bandara Internasional ini akan semakin lengkap karena saat ini sudah konsisten melayani penerbangan kargo. Nantinya bandara juga akan dibangun pusat perawatan pesawat (Maintenance, Reparation, Overhaul/MRO).

Kertajati bersama Patimban dan Cirebon merupakan kawasan segitiga di Jawa Barat yang sangat potensial sebagai kawasan industri. “Pengembangan kawasan industri yang akan dilakukan di sini akan memberikan dukungan bagi kinerja Pelabuhan Patimban dan Bandara Kertajati,” katanya.

Baca JugaPPATK: Dana Sebesar Rp155,459 Triliun dari Aktivitas Judi Online Diduga Mengalir ke Oknum Polisi hingga Ibu Rumah TanggaPolisi Periksa 34 CCTV di Stadion Kanjuruhan

Turut hadir dalam peninjauan, Plt. Dirjen Perhubungan Udara Nur Isnin Istiartono, Sekretaris Daerah Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja, jajaran Direksi BIJB Kertajati, dan maskapai. (*)

Kirim Komentar

Ketika Sains Melihat Hantu Kenapa Indonesia Tak Dijadikan Negara Islam Saja? Terungkap Alasan Hepatitis Akut Disebut Misterius