SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

3 Hari Sebelum Diamankan Tim Cyber Mabes Polri, HP MAH Dibeli Seharga Rp5 Juta, Begini Pengakuan Keluarga

MAH
Ini penampakan MAH (23), pemuda Madiun yang ditangkap polisi, Rabu (14/9/2022) malam. MAH dicurigai sebagai sosok di balik hacker Bjorka.

3 Hari sebelum diamankan Tim Cyber Mabes Polri, HP milik Muhammad Agung Hidayatullah alias MAH (21), dibeli oleh seseorang. Menurut keluarga MAH, orang yang membeli HP tersebut mengaku sebagai polisi.

“Untuk barang bukti katanya, ponsel diminta seseorang ngaku polisi. Polisi juga sae (baik), kasih uang Rp 5 juta,” kata Noviani ditemui wartawan di rumahnya, Jumat petang (16/9/2022).

Noviani mengaku, sang adik tak cerita lebih detail lagi. Noviani tak tahu adiknya bertemu dengan polisi tersebut di mana.

Baca JugaWawancara Pelaku Pembunuhan Mutilasi di Mimika, Komnas HAM: Paling Menakutkan Saat Memeriksa Pelaku, Mimiknya DatarDemo Tolak Kenaikan Harga BBM, 2 Provokator Ditangkap

“Sebelum kejadian (diamankan), detailnya kurang tahu, adik yang tahu. Transaksi uang Rp 5 juta,” tambah Noviani.

Selain ke Noviani, MAH juga cerita soal HP-nya kepada sang ibu, Suprihatin. Suprihatin juga tahu HP anaknya diganti sebesar Rp 5 Juta.

Baca JugaMunculnya Yosua Hutabarat Selama 3 Menit dalam Rekaman CCTV Bikin Anak Buah Ferdy Sambo KetakutanUsai Retas Pertamina, Begini Pengakuan Desorden

Makanya, MAH senang-senang saja dapat uang Rp 5 juta. Dia langsung beli HP baru.

“Dikasih uang Rp 5 juta, katanya buat beli ponsel baru sebagai pengganti ponsel yang dibawa polisi. Akhirnya ya memang dibelikan ponsel lagi oleh anak saya,” ungkap perempuan yang akrab disapa Prihatin tersebut.

Sementara itu, pengakuan senada juga disampaikan oleh Zeda Dwi Hersanto, bos dari MAH. MAH yang sehari-hari menjaga stan es milik Zeda sempat curhat. HP-nya error sekitar seminggu sebelum penangkapan.

Baca JugaTak Terbukti Bjorka, Pemuda Madiun Penjual Es Akhirnya Dipulangkan PolisiFSB Amankan Staf Konsulat Jepang di Vladivostok, Konsul Diduga Lakukan Spionase

Saat HP error, justru ada orang yang mau membelinya. Namun, Zeda tak tahu pasti siapa yang membeli HP tersebut. Anak buahnya tak cerita lebih detail.

‘Ponselnya rusak seminggu sebelum penangkapan, katanya sering heng kalau buat WhatsApp. Katanya dijual, ada yang beli Rp 5 juta,” terang Zeda.

Menurut Zeda, HP milik MAH mereknya Xiaomi Redmi note 10 pro. Dulu, MAH beli HP tersebut tak sampai Rp 5 juta.

Baca JugaMAKI Ungkap Harga Sewa Private Jet PP yang Digunakan Brigjen Hendra Kurniawan Kunjungi Keluarga Brigadir J Sebesar Rp500 JutaMengapa Paket Petasan Itu Meledak di Asrama Polri Sukoharjo, Begini Penjelasan Kapolda Jawa Tengah

“Dulu belinya sekitar Rp 3 juta. Dijual Rp 5 juta, tiga hari sebelum penangkapan,” imbuhnya.

Kirim Komentar

Ketika Sains Melihat Hantu Kenapa Indonesia Tak Dijadikan Negara Islam Saja? Terungkap Alasan Hepatitis Akut Disebut Misterius